Unik Banget, Ford Ciptakan Parfum Beraroma Bensin

Berita Otomotif

Unik Banget, Ford Ciptakan Parfum Beraroma Bensin

DETROIT – Ford menciptakan Mach-Eau, parfum beraroma bensin untuk mereka yang kangen dengan nuansa mobil bermesin konvensional di tengah tren mobil listrik.

Tren mobil listrik di pasar otomotif global adalah sebuah keniscayaan. Kontribusinya terhadap penjualan mobil dunia, menurut COO Hyundai Asia Pacific Lee Kang Hyun beberapa waktu lalu, akan meningkat dari hanya 3 persen pada 2020 menjadi 31 persen pada 2030.

Di tengah makin banyaknya adaptasi ke mobil listrik, Ford menghadirkan Mach-Eau. Peluncuran parfum berbau bahan bakar minyak (BBM) ini, menurut keterangan resmi di situs Ford, terjadi dalam Goodwood Festival of Speed pada 8-11 Juli 2021 di Inggris.

Mach-Eau hadir karena menurut riset internal pabrikan otomotif asal Amerika Serikat ini, satu dari lima pengendara mengaku paling rindu dengan aroma bensin saat beralih dari mobil pembakaran internal (internal combustion engine/ICE) ke mobil listrik. Sebanyak hampir 70 responden merasa mereka sedikit-banyak akan merindukan bau bensin pada masa mendatang, saat berganti haluan ke kendaraan listrik.

parfum beraroma bensin Ford Mach-Eau

Bau bensin diklaim oleh Ford juga lebih populer daripada aroma wine (anggur) serta keju. Kompetitor bau bensin dalam popularitas, kata mereka, adalah bau yang muncul dari sebuah buku baru.

“Melihat temuan survei kami, ketertarikan indera penciuman terhadap mobil bensin adalah sesuatu yang para pengemudi belum bisa kesampingkan. Parfum Mach-Eau didesain untuk memberikan mereka nuansa mobil berbahan bakar minyak yang mereka masih inginkan. Bau itu bertahan cukup lama hingga performa (Mustang Mach-E) GT menghilangkan keraguan (mereka terhadap mobil listrik),” ucap Director Product Communication Ford Europe Jay Ward sembari mempromosikan salah satu model mereka.

mobil listrik Ford Mustang Mach-E GT

Mustang Mach-E GT adalah versi versi mobil listrik dari muscle car Mustang yang tentunya amat kental dengan citra mobil konvensional yang ‘doyan’ bensin. Meski 100 persen mengandalkan baterai dan motor penggerak, performanya bisa dikategorikan gahar.

Bagaimana tidak, kecepatan 0-100 km per jam bisa digapai hanya dalam 3,7 detik. Ini sangat bisa disetarakan dengan kemampuan sederet supercar yang masih ‘menenggak’ bensin. [Xan/Had]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar