Ujian Teori Pembuatan SIM akan Dilakukan Secara Online

Berita Otomotif

Ujian Teori Pembuatan SIM akan Dilakukan Secara Online

JAKARTA – Ujian teori pembuatan SIM direncanakan akan dilakukan secara online dalam waktu dekat.

Perkembangan teknologi yang bergerak cepat membuat Kepolisian Republik Indonesia terus melakukan perbaikan khususnya dalam layanan masyarakat. Dan salah satunya adalah dengan mengembangkan ujian teori pembuatan SIM secara online. Pengembangan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Ujian SIM teori kedepan bisa dilakukan dengan online, tetapi untuk ujian praktek harus tetap hadir, karena ini merupakan kompetensi dari pemohon SIM,” ungkap Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono.

Dengan adanya program ini tentunya akan menghemat waktu masyarakat yang hendak melakukan ujian SIM. Mereka hanya perlu datang ke kantor Polisi untuk melakukan ujian praktek kendaraan dan mengambil SIM.

Ujian Teori Pembuatan SIM
Tak hanya itu, Kepolisian nantinya juga akan semakin fokus untuk menerapkan tilang elektronik di sejumlah wilayah Indonesia. Pasalnya, penerapan tilang elektronik dinilai cukup efektif dalam mengurangi pelanggaran lalu lintas. Hal ini karena masyarakat akan merasa terus diawasi setiap tindak tanduknya.

Saat ini, baru ada tiga Polda di Indonesia yang menerapkan tilang elektronik. Ketiga Polda tersebut adalah Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah dan Polda Jawa Timur. Jumlah tersebut diharapkan akan meningkat menjadi 19 Polda dalam 100 hari kerja Kapolri baru.

Meski berfokus pada pengembangan tilang elektronik, untuk wilayah yang belum mendapat fasilitas ini maka akan tetap menggunakan tilang manual. Dengan demikian, masyarakat tidak bisa melanggar lalu lintas meski tak ada kamera yang mengawasi.

“Seperti pelanggaran lawan arah, atau segala pelanggaran hukum lalu lintas lainnya tetap akan ditindak sesuai hukum yang sudah ditetapkan dengan tilang manual,” tegas Kakorlantas beberapa waktu lalu.

Tentunya kebijakan-kebijakan tersebut akan sangat baik bila bisa dilaksanakan dengan maksimal. Tapi kebijakan tersebut alangkah baiknya bila dibarengi dengan edukasi keselamatan berlalu lintas yang lebih masif. Pasalnya, banyak pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh masyarakat karena minimnya pengetahuan berkendara aman. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar