Toyota ‘Siram’ Grab dengan Investasi Rp 14 Triliun

Berita Otomotif

Toyota ‘Siram’ Grab dengan Investasi Rp 14 Triliun

SINGAPURA – Toyota memutuskan berinvestasi di Grab dengan menggelontorkan 1 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 14,16 triliun.

Aksi Toyota ini dibeberkan oleh perusahaan korporasi taksi online Asia Tenggara yang berbasis di Singapura tersebut. Grab, seperti diwartakan Carscoops pada awal pekan, menjelaskan bahwa investasi ini menandai awal kolaborasi mereka untuk mengembangkan bisnis bersama-sama di Asia Tenggara.

Toyota plus Grab akan mengeksplorasi strategi mobilitas baru yang menguntungkan kedua pihak di region ini. Dana segar Toyota, menurut Grab, dapat membantu membuat jaringan transportasi lebih efisien sehingga dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di kota-kota megapolitan Asia Tenggara, membuat mobilitas lebih dapat diakses semua pihak, serta menyediakan peluang pendapatan lebih besar bagi para pengemudi yang menjadi partner.

Toyota sendiri nantinya berhak menempatkan eksekutif mereka di manajemen Grab.

“Ke depannya, bersama-sama dengan Grab, kami bakal mengembangkan servis yang lebih atraktif, aman, serta terjamin bagi para konsumen kami di Asia Tenggara,” ujar Executive Vice President Toyota Motor Corporation (TMC) Shigeki Tomoyama.

Bukan cuma Toyota yang menanamkan modal di Grab. Pada akhir tahun lalu, Hyundai pun berinvestasi di sana.

Tidak disebutkan berapa uang yang dibenamkan oleh Hyundai. Akan tetapi, bersama investor-investor lain seperti SoftBank maupun Didi Chuxing, terkumpul modal baru sebesar 2,5 miliar dollar AS atau setara Rp 35,43 triliun.

Grab merupakan perusahaan bernilai lebih dari 10 miliar dollar AS atau Rp 141,74 triliun dan baru-baru ini mengakuisisi operasi Uber di Asia Tenggara. Grab mengklaim aplikasi mereka sudah diunduh sebanyak 100 juta kali di delapan negara di region ini.

Hanya saja, Grab tidak sendiri di Asia Tenggara. Mereka punya pesaing dengan bahaya laten bernama Go-Jek yang bernilai 4,5 miliar dollar AS atau Rp 63,78 triliun.

Tempo lalu, Go-Jek mendapat investor besar yaitu Grup Astra, yang juga menjadi agen tunggal pemegang mereka Toyota di Indonesia. Perusahaan yang dibangun oleh Nabiel Makarim ini memiliki rencana ekspansi ke empat negara Asia Tenggara dalam waktu dekat. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar