Toyota: Selain MPV dan SUV, Jual Hatchback di Indonesia Penting

Berita Otomotif

Toyota: Selain MPV dan SUV, Jual Hatchback di Indonesia Penting

JAKARTA – Toyota menyebut segmen hatchback masih punya porsi cukup besar di pasar otomotif Indonesia. Bahkan, Toyota menyebutnya sebagai segmen kendaraan penumpang terpenting ketiga setelah multi purpose vehicle (MPV) dan sport utility vehicle (SUV).

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT. Toyota Astra Motor, mengatakan sebelum tren SUV masuk dan berkembang pesat di Indonesia, hatchback bisa disebut sebagai segmen kendaraan penumpang terpenting kedua setelah MPV. Pada 2016, penjualan seluruh model hatchback masih mampu berkontribusi 19 persen dari total pasar.

“Belakangan ini hatchback mulai tergantikan SUV. SUV mulai meningkat komposisinya. Komposisi hatchback pada 2019 akhirnya menjadi 16,1 persen. Menurun. Lalu pada 2020—dari Januari sampai Juli—menjadi 15,7 persenan. Kurang-lebih masih sama, lah, dengan 2019. Ini semua komposisi dari penjualan retail,” papar dia menjawab pertanyaan Mobil123.com dalam konferensi pers peluncuran Yaris facelift pada Selasa (8/9/2020) via Zoom.


Meski pamornya tergantikan SUV, komposisi 15 – 16 persen menurut Toyota masih terbilang besar. Perannya pun dianggap masih cukup signifikan untuk mengembangkan penjualan total sebuah merek.

“Tahun lalu penjualan mobil itu sekitar 1 juta unit. Sebanyak 16 persen dari itu hitung-hitungan kasarnya sekitar 160 ribu unit. Artinya, sebulannya bisa terjual lebih dari 10 ribu unit. Jadi, Toyota merasa ini masih jadi satu segmen penting dengan tetap melihat SUV dan MPV sebagai segmen paling dominan.... Jadi memang tiga segmen besar di kendaraan penumpang itu MPV, SUV lalu hatchback,” terang Anton lagi.


Inilah yang menjadi alasan Toyota tetap rutin menyegarkan model-model hatchback mereka di Nusantara. Termasuk pada tahun ini, ketika Toyota menggempur pasar dengan sembilan model baru dari Januari hingga awal September.

Pada Maret, salah satu merek mobil terpopuler sejagat itu merilis Agya facelift. Kemudian, pada 8 September, giliran Yaris facelift mengaspal.

“Itu saya rasa menunjukkan konsistensi Toyota di segmen hatchback,” tegas Anton.


Proyeksi pasar mobil Indonesia pada 2020 sendiri hanya 600 ribu unit, turun 40 persenan dibandingkan pada 2019 karena pandemi virus Corona (Covid-19). Jika angka itu benar tercapai dan komposisi segmen hatchback masih bisa bertahan di 15 – 16 persen, berarti volumenya bisa ada di kisaran 90 – 96 ribu unit. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar