Toyota Sebut Alasan Tak Punya Mobil Listrik Murni di Pasar

Berita Otomotif

Toyota Sebut Alasan Tak Punya Mobil Listrik Murni di Pasar

LOS ANGELES – Toyota menjelaskan bahwa penyebab mereka tak memiliki mobil listrik murni di pasar adalah karena volume penjualannya yang relatif belum signifikan.

Toyota tertinggal soal penjualan mobil listrik ketimbang para kompetitor mereka, baik dari Jepang maupun Eropa. Pasalnya, hingga kini Toyota baru menjual mobil hybrid atau plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) antara lain melalui Prius dan C-HR, bukan kendaraan dengan sistem penggerak listrik 100 persen.

Toyota relatif lebih ‘senyap’ mengenai perkembangan mobil listrik, apalagi jika dibandingkan dengan rekan senegara Nissan. Di luar itu, Toyota memiliki mobil hidrogen Mirai.

Menurut eksekutif Toyota Amerika Utara, hal ini karena jaringan-jaringan penjualan mereka belum menguntungkan. Mobil listrik murni dinilai belum cukup menyokong bisnis.

“Jika dealer-dealer kami merasa ada permintaan signifikan untuk mobil listrik murni, kami saat ini sudah punya model tersebut dan kendaraan jenis ini sudah bertebaran di jalan-jalan. Kami sendiri baru saja bertemu dengan dealer-dealer nasional dua pekan lalu,” ucap Jack Hollis, General Manager Toyota Motor North America, seperti diwartakan Autoguide baru-baru ini.

Sebenarnya, Toyota pernah memiliki mobil listrik murni yaitu RAV4 EV yang pertama kali mengaspal pada 1997. Model tersebut memiliki baterai plus motor penggerak berkapasitas 67 hp dengan jarak tempuh hampir 153 km.

RAV4 EV sempat didiskontinyu pada 2003. Namun, model satu ini kemudian diproduksi kembali pada 2012, tapi hanya bertahan beberapa tahun sebelum akhirnya disuntik mati kembali.

“Seperti rumus ekonomi permintaan dan distribusi, jika permintaannya rendah, apakah Anda ingin benar-benar menyuplai?,” ujar Hollis mengacu pada kasus RAV4 EV.

Toyota sempat menganggap masa depan mobil ramah lingkungan adalah mobil hidrogen. Seiring dengan semakin seriusnya negara-negara maju mengarahkan industri otomotifnya menuju mobil listrik, mereka pun akhirnya lebih serius lagi berinvestasi di sektor ini.

Hollis menjelaskan bahwa Toyota kini berinvestasi untuk mobil hidrogen, mobil listrik, PHEV, plus hybrid. Hollis menganggap mereka tak boleh hanya fokus di satu teknologi saja. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar