Toyota Recall Hampir Sejuta Unit Kendaraan, Ini Rincian Modelnya

Berita Otomotif

Toyota Recall Hampir Sejuta Unit Kendaraan, Ini Rincian Modelnya

TOYOTA CITY – Toyota melakukan penarikan dan perbaikan gratis (recall) terhadap hampir sejuta unit kendaran karena beberapa alasan.

Toyota, seperti diwartakan Carscoops pada Senin (15/10/2018), melakukan recall untuk 975.516 unit kendaraan mereka di Amerika Serikat (AS). Sebagian besar di antaranya adalah model hybrid Toyota Prius, diikuti oleh gabungan Toyota Tundra, Seqouia, plus Avalon.

Secara rinci, terdapat 807.329 unit Prius produksi 2010 – 2014 serta Prius V rakitan 2012 – 2014 yang terkena recall. Toyota menemukan potensi masalah pada Intelligent Power Module, khususnya inverter.  Komponen ini dapat dialiri voltase berlebihan sehingga menyebabkan seluruh sistem penggerak mati dan mobil pun mogok.

 Selanjutnya adalah Tundra produksi 2018 – 2019, Seqouia tahun pembuatan sama serta Avalon maupun Avalon hybrid terbaru. Adapun volumenya mencapai 168.187 atau hanya 17,24 persen dari total recall Toyota kali ini.

Pabrikan asal Jepang tersebut mendeteksi potensi problem pada Airbag Control Unit ketiga model di atas. Isu itu bisa membuat kinerja airbag tak maksimal, bahkan gagal mengembang, ketika terjadi tabrakan.

Tidak dipaparkan apakah isu-isu pada Prius, Tundra, Seqouia, atau pun Avalon telah memicu adanya korban luka-luka maupun korban jiwa. Toyota akan menghubungi para pemilik kendaraan dengan potensi masalah agar membawanya ke bengkel-bengkel resmi di ‘Negeri Paman Sam’ untuk diperbaiki.

Sebelum ini, salah satu pabrikan terbesar di dunia tersebut juga melakukan recall terhadap C-HR model year 2019. Penyebab sport utility vehicle (SUV) itu mesti ditarik adalah temuan isu pada rear axle yang membuat roda belakang dapat copot secara tiba-tiba sehingga membahayakan pemilik kendaraan serta pengguna jalan lain.

Akan tetapi, unit yang terkena recall berjumlah sangat sedikit, hanya 700 unit. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar