Toyota Perkenalkan Mobil Hibrida yang Bisa Diisi Bensin atau Etanol

Berita Otomotif

Toyota Perkenalkan Mobil Hibrida yang Bisa Diisi Bensin atau Etanol

SAO PAULO – Toyota memperkenalkan prototipe mobil hibrida yang bahan bakar mesin konvesionalnya fleksibel, bisa bensin atau etanol. Teknologi mobil hibrida semacam ini diklaim sebagai yang pertama di dunia.

Teknologi tersebut, seperti dijelaskan dalam keterangan resmi di situs Toyota Motor Corporation pada Selasa (20/3/2018), Toyota sebut Hybrid Flexible-Fuel Vehicle (Hybrid FFV). Pabrikan asal Jepang itu memamerkannya dalam sebuah acara yang dihadiri pejabat pemerintah, universitas, maupun Asosiasi Industri Tebu (UNICA) di Sao Paulo, Brazil, awal pekan ini.

Saat memperkenalkan Hybrid FFV di depan publik Brazil, Toyota menggunakan model Prius yang sudah dijual di sana.

“Saya sangat bangga pada insinyur-insinyur Toyota Brazil yang bekerja secara intens dengan ilmuwan-ilmuwan Toyota Jepang untuk mengembangkan mobil hibrida tebersih sedunia berkat penggunaan etanol, bagi para konsumen kami di Brazil. Penemuan ini mendemonstrasikan perjalanan kami dalam menyediakan mobilitas baru kepada masyarakat,” kata Chairman Toyota Brazil Steve St. Angelo.

Berbekal Hybrid FFV, mesin konvensional pada mobil menjadi tak tergantung pada bensin karena bisa menenggak etanol yang lebih bersih sebagai sumber tenaga. Di samping dengan kedua bahan bakar itu, mobil mampu pula bergerak menggunakan tenaga listrik.

Sekadar mengingatkan, mobil hibrida mengombinasikan mesin konvensional dengan baterai lithium-ion plus motor penggerak listrik. Kedua elemen ini bisa bekerja bersama-sama atau sendiri-sendiri.

Hybrid FFV merupakan sistem penggerak baru yang dikembangkan Toyota dengan harapan makin mempopulerkan mobil hibrida di Brazil. Teknologi ini diharapkan membuat mobil hibrida makin mampu berkontribusi pada reduksi emisi gas karbon dioksida.

Apalagi, Hybrid FFV menjadikan mobil mampu mendayagunakan etanol yang bersumber dari tanaman seperti tebu sehingga 100 persen bisa dibudidayakan.

Hybrid FFV menjadi usaha terbaru Toyota merealisasikan misi ‘Environmental Challenge 2050’ yaitu mengurangi emisi gas buang kendaraan-kendaraan mereka hingga 90 persen pada 2050 jika dibandingkan dengan 2010. Salah satu pabrikan terbesar sejagad itu juga berambisi mengeliminasi sepenuhnya produksi emisi gas buang dari siklus hidup kendaraan, termasuk dari proses perakitan kendaraan, suku cadang, sampai material.

Sejalan dengan itu, Toyota menargetkan penjualan 5,5 juta kendaraan berteknologi listrik pada 2030.

Sayangnya, korporasi yang berawal dari produsen mesin jahit di ‘Negeri Sakura’ ini tidak menyebutkan kapan teknologi tersebut diaplikasikan ke model-model produksi massal. Hanya dijelaskan bahwa sebelum mengomersialisasikan Hybrid FFV, Toyota akan terus mengumpulkan data riil dari pengujian di jalan-jalan umum Brazil untuk mengevaluasi keandalan, ketahanan, hingga performa Hybrid FFV. (Xan/Ari)



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual