Toyota Indonesia Bongkar Rencana Jual Mobil Listrik dan Bikin Mobil Hybrid

Berita Otomotif

Toyota Indonesia Bongkar Rencana Jual Mobil Listrik dan Bikin Mobil Hybrid

JAKARTA – Toyota Indonesia akhirnya makin terbuka soal rencana mereka mengembangkan pasar mobil listrik di Indonesia. Mereka memastikan akan melepas mobil listrik murni ke pasar pada tahun ini, sedangkan produksi terdekat adalah untuk mobil hybrid pada 2022.

Sekadar mengingatkan, pada pertemuan akhir 2019 salah satu eksekutif Toyota Indonesia mengumumkan niat merilis mobil listrik murni ke pasar Indonesia pada 2020. Akan tetapi, ketika itu ia belum berani memastikan.

Tak hanya mobil listrik murni yang akan hadir pada tahun bershio tikus logam ini. Mobil-mobil ‘separuh’ listrik pun akan mengaspal.

“PT. Toyota-Astra Motor (TAM) dan PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) hari ini mengumumkan bahwa tahun ini, selain memperbanyak pilihan model kendaraan elektrik hibrida (Hybrid Electric Vehicle – HEV) untuk pasar Indonesia, Toyota juga akan menambah pilihan kendaraan elektrifikasi lain seperti kendaraan elektrik baterai (Battery Electric Vehicle - BEV) dan kendaraan elektrik hibrida colok (Plug-in Hybrid Vehicle - PHEV),” tulis mereka dalam keterangan resmi yang diterima Mobibl123.com pada Kamis (5/3/2020).

TAM merupakan agen pemegang merek Toyota di Indonesia yang bertanggungjawab pada distribusi dan penjualan. Adapun TMMIN merupakan pabrikan yang memproduksi mobil-mobil Toyota, selain tentu saja PT. Astra Daihatsu Motor yang termasuk dalam Toyota Group.

Prius telah terkonfirmasi sebagai model PHEV yang mereka maksud. Identitas mobil hybrid dan mobil listrik murni belum diketahui.

Era mobil listrik akan dimulai di Tanah Air pada 2021. Pada tahun tersebut, insentif-insentif mobil listrik yang dipayungi Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 mulai berlaku.

Pemerintah menargetkan 20 persen dari mobil yang diproduksi lokal pada 2025 adalah mobil listrik dari berbagai jenis teknologi. Secara volume, persentase tersebut diperkirakan setara dengan 400 ribu unit.

Untuk menyambut itu, Toyota telah memperbanyak lini model listrik mereka di Tanah Air mulai 2018, khususnya untuk teknologi hybrid. Kini, mereka telah menjual Camry hybrid, C-HR hybrid, Corolla hybrid, dan Alphard hybrid dan seluruhnya sementara ini masih diimpor utuh.

Konfirmasi Bikin Mobil Hybrid
Lebih lanjut, kedua pihak di atas juga mengonfirmasi rencana memproduksi mobil hybrid pada 2022, tak hanya untuk pasar domestik tapi juga ekspor. Rencana itu awalnya dibocorkan oleh Kementerian Perindustrian yang telah berbicara dengan para pembesar Toyota Motor Corporation (TMC) dalam kunjungan ke Jepang pada Mei 2019, akan tetapi sebelum ini para eksekutif Toyota belum mengakui.

Pada 2020, merek mobil terlaris di Indonesia dan dunia tersebut akan lanjut mempersiapkan pasar dengan meningkatkan kesadaran dan edukasi mengenai elektrifikasi kendaraan. Mereka juga mengumumkan komitmen memperdalam rantai suplai komponen kendaraan listrik yang dirakit di Nusantara kelak.

“Indonesia merupakan salah satu basis produksi dan ekspor kendaraan serta komponen Toyota yang penting di Asia Pasifik. Toyota dan perusahaan-perusahaan grup Toyota di Indonesia memproduksi kendaraan dengan kandungan lokal tinggi di level 75 persen hingga 95 persen serta melakukan ekspor produk-produk otomotif berupa kendaraan utuh (Completely Built-Up – CBU), kendaraan terurai (Completely Knock Down – CKD),” tandas mereka. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar