Toyota Dapat Penghargaan Primaniyarta Award 2017 Delapan Kali Berturut-turut

Berita Otomotif

Toyota Dapat Penghargaan Primaniyarta Award 2017 Delapan Kali Berturut-turut

JAKARTA – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), untuk kedelapan kalinya sukses mendapat penghargaan Primaniyarta Award 2017, di kategori Eksportir Berkinerja dari Kementrian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag).

Penghargaan Primaniyarta 2017 diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang didampingi oleh Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita kepada Wakil Presiden Direktur TMMIN, Edward Otto Kanter dalam acara pembukaan Trade Expo 2017 yang berlokasi di ICE BSD, Tangerang, Rabu (11/10).

“Penghargaan bergengsi ini, kami anggap sebagai sebuah motivasi untuk terus konsisten mencatatkan kinerja ekspor yang positif demi perkembangan industri otomotif di Indonesia,” ujar Edward.

Menurutnya kinerja ekspor TMMIN, tidak lepas dari besarnya dukungan pemerintah yang gencar membangun infrastruktur pendukung. Hal ini dianggap memudahkan aktivitas mereka dalam memberikan sumbangsih nyata bagi industri nasional.

Sejak 1992, penghargaan Primaniyarta hadir sebagai salah satu pendorong dan motivasi para pelaku usaha dalam melakukan ekspor. Penghargaan ini dijadikan sebagai salah satu pendorong dan pemicu, bagi para eksportir Indonesia untuk meningkatkan prestasi dalam bidang ekspor.

Sejak tahun 2014, penyelenggaraan penghargaan Primaniyart,a dikelompokkan dalam 4 kategori yaitu Kategori Eksportir Berkinerja, Kategori Eksportir Pembangunan Merek Global, Kategori Eksportir Potensi Unggulan, dan Kategori Eksportir Pelopor Pasar Baru.

TMMIN dianggap memiliki tren ekspor yang positif, juga mempunyai nilai ekspor yang lebih besar daripada nilai impornya. Penghargaan Primaniyarta sendiri telah diperoleh TMMIN sejak tahun 2008, lalu 2010, 2011, dan berturut – turut diterima 5 kali sejak tahun 2013 hingga tahun 2017. TMMIN merupakan satu-satunya produsen kendaraan yang meraih penghargaan Primaniyarta tahun ini.

TMMIN mulai melakukan aktivitas ekspor sejak 30 tahun lalu. Pengapalan perdana dilaksanakan pada tahun 1987 dengan mengirimkan Toyota Kijang generasi ke-3 (Kijang Super) ke Brunei Darusalam.

Momentum ekspor terbaik diperoleh TMMIN ketika dipercaya menjadi salah satu basis produksi bagi pengembangan kendaraan IMV (Innovative International Multi-purpose Vehicle) model Kijang Innova pada 2004, dan langsung melakukan ekspor di tahun yang sama.

Saat ini kontribusi kendaraan utuh bermerk Toyota, bagi total ekspor otomotif nasional Indonesia sebesar 87 persen terdiri dari ekspor 9 model yaitu Kijang Innova, Fortuner, Vios, Yaris, Avanza, Rush, Town/Lite Ace, Agya, dan Sienta.

Sepanjang 2017 hingga bulan September, TMMIN telah membukukan ekspor CBU sekitar 150 ribu unit. Pencapaian ini meningkat 22 persen dari torehan TMMIN tahun lalu, didukung oleh volume SUV Fortuner sebesar 52.500 unit, MPV Avanza 36.100 unit, serta Vios 20.700 unit.

Sedangkan untuk CKD sebanyak 35.600 unit, mesin bensin lebih dari 99.850 unit, mesin ethanol sebanyak lebih dari 7.350 unit, dan komponen kendaraan sekitar 76.6 juta buah. [Dew/Ari]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.

Komentar

Support
Chat Support
Support Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual