Toyota dan Honda Sebut Recall Bentuk Tanggung Jawab, Ini Kata YLKI

Berita Otomotif

Toyota dan Honda Sebut Recall Bentuk Tanggung Jawab, Ini Kata YLKI

JAKARTA – Pasar mobil di Indonesia kini sedang dihadapkan dengan recall dari empat merek besar. Dua merek di antaranya yaitu Toyota dan Honda menganggap langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab terhadap para pembeli. Lalu, bagaimana tanggapan lembaga perlindungan konsumen?

Mitsubishi, Nissan, Honda, Toyota bergantian mengumumkan recall (kampanye penarikan dan perbaikan gratis) dalam dua bulan terakhir. Alasannya sama, yaitu potensi masalah pada komponen fuel pump (pompa BBM).

Secara akumulatif, jumlah unit yang terdampak recall fuel pump di negeri ini mencapai 270.292 unit. Mitsubishi menyumbang porsi terbanyak dengan 139.111 unit.

Pendapat masyarakat mengenai recall dari pabrikan otomotif sendiri masih bervariasi, seperti terpantau dari kolom komentar pemberitaan Mobil123.com di media sosial. Ada yang sudah mewajari dan malah mengapresiasi, tapi ada yang melihatnya sebagai sesuatu yang negatif.

Menanggapi hal ini, Anton Jimmi Suwandy selaku Marketing Director PT. Toyota Astra Motor (TAM) melalui pesan singkat kepada Mobil123.com pada Rabu (5/8/2020) menerangkan recall adalah sebuah bentuk tanggung jawab. Pendapat senada juga diutarakan oleh Yusak Billy sebagai Business Innovation, Sales, and Marketing Director PT. Honda Prospect Motor (HPM).

“Bagi kami, recall ini dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap terhadap produk kami sekalipun sudah berada di tangan konsumen. Tujuannya adalah memastikan setiap konsumen dapat terus menggunakan produk Honda dengan aman dan nyaman,” ujar Billy, juga via pesan singkat.

Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), berujar bahwa recall merupakan hal biasa dalam industri otomotif. Ia sependapat kebijakan tersebut bukanlah sesuatu yang negatif dan memang wajib dilakukan demi kepentingan para konsumen jika terjadi cacat produksi, asalkan mereka benar-benar tidak dikenakan biaya atas alasan apa pun.

“Recall harus dilakukan untuk menjamin kenyamanan, keamanan, dan keselamatan,” tegasnya.

Pada Mitsubishi, recall fuel pump terjadi untuk satu model yakni Xpander. Pada Nissan, model yang terdampak adalah Livina generasi terbaru.

Di sisi Honda, sembilan model terdampak dengan total lebih dari 85 ribu unit. Pada Toyota, ada enam model yang terdampak dengan populasi lebih dari 36 ribu unit. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar