Toyota C-HR Hybrid Rencananya Meluncur Tahun Ini, Harga Lagi Dibahas

Berita Otomotif

Toyota C-HR Hybrid Rencananya Meluncur Tahun Ini, Harga Lagi Dibahas

JAKARTA – Toyota C-HR hybrid bakal mengaspal di Indonesia pada 2019, jika semuanya berjalan sesuai rencana. Pabrikan asal Jepang tersebut saat ini sedang melakukan segala macam persiapan, termasuk membicarakan soal harganya.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT. Toyota Astra Motor (TAM), membeberkan bahwa pihaknya berencana meluncurkan C-HR hybrid tahun ini. Waktu rincinya ia klaim belum pasti.

“Rencananya tahun ini tapi tanggalnya berapa nanti kami informasikan. Kami enggak bisa ngomongin itu karena kami masih mempersiapkan peluncurannya,” ucap dia pada Selasa (5/3/2019) di Jakarta.

 Toyota sudah memamerkan C-HR hybrid sebagai mobil eksebisi pada Agustus 2017 melalui pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Ketika itu mereka sudah membocorkan bahwa mobil berteknologi bahan bakar alternatif tersebut bakal mengaspal di Indonesia dengan memanfaatkan insentif pajak bagi mobil hybrid serta mobil listrik yang sedang disusun pemerintah.

Sebelum C-HR hybrid hadir, Toyota sudah terlebih dahulu meluncurkan C-HR bermesin konvensional pada permulaan 2018.

Pemerintah sendiri beberapa tahun belakangan ini memang sedang mendiskusikan insentif pajak bagi mobil hybrid dan mobil listrik yang nantinya termaktub dalam regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) berbentuk Peraturan Presiden (Perpres). Selain berisi insentif pajak bagi kedua jenis teknologi itu, regulator ingin pula menurunkan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) sedan plus mobil bermesin diesel.

Pemerintah menargetkan mobil hybrid dan mobil listrik berkontribusi 20 persen dari total pasar mobil Indonesia pada 2025. Dengan proyeksi penjualan mobil mencapai 2 juta unit di tahun itu, berarti transaksi jual-beli mobil hybrid maupun mobil listrik minimal 400 ribu unit.

Regulasi LCEV diperkirakan terbit pada Maret atau April tahun ini.

Finalisasi Harga
Menurut Anton, Toyota mesti mempersiapkan berbagai hal sebelum dapat memastikan waktu peluncuran C-HR hybrid. Selain menanti regulasi, pihaknya juga perlu melatih sumber daya manusia di dealer-dealer serta memastikan ketersediaan berbagai perlengkapan servisnya.

“Yang paling penting bagi konsumen pastinya adalah bagaimana kami memberikan pelatihan ke teman-teman dealer, baik dari sisi penjualannya maupu dari sisi servis. Apalagi Ini, kan, hybrid. Pastinya butuh persiapan dari sisi peralatan serta manusianya. Ini berbeda dari sisi perlengkapan maupun skill, dibandingkan dengan mobil biasa,” papar dia.

Satu hal lain yang tak kalah penting adalah harga jual. Toyota masih terus berkomunikasi perihal banderolnya nanti.

Apalagi, menurut Anton, mereka ingin harga C-HR hybrid cukup kompetitif ketimbang model-model hybrid yang tersedia di pasar saat ini.

“Kami ingin menjual model hybrid yang mungkin harganya cukup memadai dibandingkan model-model hybrid lainnya,” tutupnya. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support