Toyota Avanza Facelift Sudah Dipesan Sekitar 29 Ribu Unit

Berita Otomotif

Toyota Avanza Facelift Sudah Dipesan Sekitar 29 Ribu Unit

JAKARTA - Toyota Avanza facelift diklaim sudah membukukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sekitar 29 ribu unit, sejak meluncur hingga memasuki penghujung April 2019.

Avanza facelift mengaspal pada 15 Januari tahun ini di Indonesia. Situs resmi Toyota Indonesia menunjukkan harga on-the-road Jakarta model tersebut, mulai dari varian 1.3 E MT sampai Veloz 1.5 AT, adalah Rp 191,1 juta sampai 239,45 juta.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT. Toyota Astra Motor (TAM), menjelaskan bahwa pemesanan Avanza versi terbaru ada di kisaran 29 ribu sejak meluncur.

“Sudah hampir 29 ribu unit ya. Ada 28 ribu sekian. Itu (SPK) data sampai dengan kemarin, 21 April,” ucap dia usai seremoni peluncuran Toyota C-HR hybrid, Senin (22/4/2019) di Jakarta.

Unit kendaraan sendir belum semuanya terdistribusikan. Pasalnya, produksi low multi purpose vehicle (LMPV) terlaris di Tanah Air ini di pabrik PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) baru berjalan normal pada Maret.

“Di Januari - Februari kami belum optimal karena memang produksi baru sekitar 5.000 - 6.000 unit. Kami baru benar-benar optimal pada Maret dengan produksi sekitar 8.000 unit. Bulan ini juga kami harapkan sekitar 8.000 unit. Dipotong-potong hari libur mungkin di bawah itu sedikit. Saya rasa optimalnya ada di level 7.500 unit, harapan kami.,” paparnya.

Jika melihat data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) Avanza pada kuartal satu 2019 mencapai 19.806 unit. Penjualan pada Januari sendiri masih bercampur dengan Avanza model lawas.

Pionir segmen LMPV bersama Daihatsu Xenia ini menjadi yang terlaris di segmennya sepanjang periode tersebut. Posisi kedua ditempati oleh Mitsubishi Xpander yang membukukan wholesales lebih dari 19.300 unit.

Lebih lanjut, Anton menjelaskan bahwa kondisi produksi yang baru saja normal ditambah respons positif pasar membuat inden Avanza terbilang agak lama. Tapi ia menjanjikan masa tunggu tak lebih dari 2 bulan.

“Jadi masih banyak konsumen yang menunggu 1 – 2 bulan untuk Avanza maupun Veloz. Ini lebih karena masalah produksi. Kami melihat permintaan pasar masih cukup bagus untuk Avanza,” tandasnya. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support