Toyota Akan Gunakan Alumunium untuk Kendaraan Masa Depannya

Berita Otomotif

Toyota Akan Gunakan Alumunium untuk Kendaraan Masa Depannya

MICHIGAN - Toyota tertarik gunakan bahan aluminium untuk produk masa depan dengan tujuan meringankan bobot kendaraan dan berujung pada efisiensi penggunaan BBM.

Makin ketatnya aturan soal penghematan penggunaan bahan bakar membuat pabrikan mobil berlomba untuk mencari formulasi terbaik untk mobil ciptaannya. Tak hanya melulu peningkatan teknologi pada mesin, material body serta rangka juga menjadi sasaran agar bobot kendaraan menjadi makin ringan dan tentunya mengurangi beban kerja mesin.

Dalam hal ini, raksasa otomotif dunia asal Jepang, Toyota tertarik dengan penggunaan material alumuium seperti yang diungkap Jim Lentz, Chief Executive Officer of Toyota Motor North America. 

"Kita harus melihat dengan banyak sudut pandang jika berbicara soal penghematan bahan bakar. Dan Toyota saat ini akan melihat lebih banyak cara untuk menggunakan bahan ringan seperti aluminium bagi produk di masa mendatang," ungkap Lentz.

Penggunaan alumunium pada kendaraan memang bukan hal baru. Banyak pabrikan sudah menerapkan penggunaan material tersebut. Dan ini mengapa Toyota tertarik akan hal tersebut. Karena menggunaan aluminium dianggap paling visibel dan juga tidak membutuhkan riset panjang namun memiliki hasil yang sudah sangat terukur.

Hal ini ditegaskan oleh Vice President Toyota yang bertanggung jawab atas purchasing dan supplier engineering, Robert Young.  Menurutnya menciptakan bagian body dari alumunium terbilang cukup mudah. Tantangannya adalah mengkombinasikan material ini ke komponen platform di masa depan dan juga regulasi dari masing-masing negara.

Karena meski tergolong mudah, penggunaan material aluminium pada kendaraan telah menjadi isu besar di Amerika Serikat. Dilaporkan bahwa Presiden Donald Trump tengah mempertimbangkan tarif dan ukuran pada penggunaan alumunium serta baja yang tidak dibuat di Amerika Serikat. 

Dengan adanya rencana ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi Toyota dan juga pabrikan kendaraan dunia yang berbisnis di Amerika Serikat. Setelah diharuskan untuk melakukan produksi mobil di sana agar mendapat keringanan pajak, kini aturan penggunaan material baik alumunium dan baja juga diperketat.

Apa yang terjadi di Amerika Serikat tentunya memiliki nilai positif pada pertumbuhan ekonomi negeri Paman Sam di masa mendatang. Pemerintah Trump sangat percaya diri dalam hal tersebut mengingat negerinya masih merupakan pasar yang besar dan seksi bagi produsen kendaraan dunia. [Ari/Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123          
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support