Tips Deteksi Kerusakan Alternator

Panduan Pembeli

Tips Deteksi Kerusakan Alternator

JAKARTA – Alternator atau dinamo ampere merupakan perangkat penting menunjang kelistrikan mobil. Sebaiknya Anda dapat mengenali gejala kerusakan alternator jika tak ingin mendadak mogok.

Alat ini bekerja mengubah atau mengonversi energi mekanik menjadi energi listrik dalam bentuk arus bolak-balik (AC). Hasil kerja tersebut selanjutnya digunakan untuk mengisi ulang accu (aki atau baterai) dan selanjutnya memastikannya bekerja dalam waktu lebih lama.

Hampir seluruh komponen listrik dan mesin membutuhkan alternator seperti kipas pendingin mesin, komponen sistem injeksi bahan bakar, power steering, lampu dan wiper. Alternator akan membantu mengerakkan semua sistem tersebut dan tetap sekaligus meminimalkan fungsi aki

Tanpa alternator yang berfungsi baik, aki mungkin hanya dapat berfungsi kurang dari 30 menit. Selanjutnya karena suplai tenaga habis, mobil pun mogok.

Berikut gejala-gejala jika alternator bermasalah dan begitu Anda temukan segera sambangi bengkel langganan.

Lampu Indikator Menyala

Jika suplai kelistrikan bermasalah, lampu indikator bergambar aki menyala di meter cluster. Biasanya hal ini menandakan adanya kegagalan dalam kelistrikan atau aki tidak mengisi sempurna. Jangan buru-buru mengasumsikan ini kondisi aki sudah lemah. Karena nyala lampu indikator sesungguhnya disebabkan oleh output dari alternator tidak sesuai dari yang seharusnya.

Sinar Headlamp Redup

Biasanya terjadi saat pengendaraan malam hari, tiba-tiba headlamp redup. Ini terjadi karena suplai listrik ke lampu lampu berkurang. Karena suplai listrik dari alternator melemah, tentunya barang-barang yang menggunakan listrik pada mobil Anda berpotensi mengalami kegagalan karena kurang pasokan listrik.

Pada saat yang sama indikator bergambar aki seperti di atas belum menyala, namun dengan headlamp meredup bisa dijadikan indikasi alternator melemah.

Problem Koneksi

Sebelum menjatuhkan vonis lebih jauh, ada baiknya cek koneksi yang terhubung dengan alternator maupun baterai. Perhatikan, adakah yang terputus atau rusak, jika menemukan hal tersebut bisa jadi itu merupakan sumber masalahnya. Periksa juga kemungkinan belt tidak terpasang dengan baik sehingga menghasilkan gesekan atau terjadi gagal fungsi alternator yang membuat kabel terbakar.

Aki Rusak

Kegagalan sistem alternator berdampak pada umur aki. Yang perlu Anda deteksi adalah membedakan kegagalan fungsi alternator atau aki rusak. Caranya bila mobil Anda mati dan dikarenakan kelistrikan yang lemah, coba jumper baterai Anda dan nyalakan kendaraan kemudian segera cabut kabel jumper tersebut. Apabila mobil terus menyala dipastikan aki Anda rusak. Namun jika mesin mobil Anda perlahan-lahan mati, ini indikasi kerusakan pada sistem alternator.

Deteksi Sederhana Alternator

Begitu mengalami kondisi di atas, Anda bisa melakukan sendiri deteksi sederhana. Dibutuhkan satu buah obeng atau besi panjang. Lalu buka kap mesin dengan keadaan mesin ON. Tempelkan obeng ke pulley alternator. Anda harus ekstra hati-hari karena area ini cukup sempit.

Jika saat obeng menyentuh pully Anda merasakan semacam tarikan magnet yang cukup kuat maka alternator berkerja dengan baik. Dan bila sebaliknya, Anda hampir tidak merasakan ada tarikan magnet maka dipastikan alternator  dalam kondisi gagal fungsi. Segera sambangi bengkel langganan Anda untuk pengecekan lebih lanjut dan perbaikan.[Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 

 



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support