Mobil123.com
Aplikasi Mobil123.com
Download Gratis – iCar Asia Limited
4.4
33,336

Simak Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Toyota Calya Bekas

Panduan Pembeli

Simak Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Toyota Calya Bekas

Toyota Cayla bekas masih jadi buruan untuk dijadikan sebagai mobil harian. Pastinya calon pembeli ingin memiliki Calya bekas dengan kondisi terbaik. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membelinya.

Dipasarkan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM), Calya pertama kali hadir di Indonesia pada 2016. Sejak awal diluncurkan hingga saat ini Calya masih diminati oleh masyarakat Indonesia karena harganya yang terjangkau.

Berdasarkan situs resmi Toyota Indonesia, harga terkini dari mobil yang bermain di segmen LCGC MPV 7 penumpang ini berada di kisaran Rp151,6 juta sampai Rp174,9 juta on the road Jakarta.

Meski dibanderol dengan harga di bawah Rp200 juta, namun Toyota Calya memiliki desain yang tidak kalah menarik. Versi faceliftnya yang diluncurkan pada 2019 sudah dibekali dengan gril, dan pelek desain baru, New LED Head Lamp, New Retractable Outer Mirror, dan lainnya. 

Toyota Calya Bekas 2017

Pada Calya keluaran lama juga bisa dibilang desainya tidak lekang oleh waktu.

Berkat desain dan harganya yang terjangkau membuat mobil ini laris dipasaran. 

Tak cuma versi barunya saja yang diminati oleh masyarakat, versi bekas dari Toyota Calya juga kerap menjadi buruan sebab harganya yang jauh lebih terjangkau.

Saat ini ada banyak unit Toyota Calya di pasar mobil bekas Tanah Air, sehingga mudah ditemui baik di showroom maupun di situs jual beli mobil bekas online terpercaya, Mobil123.com.

Perlu diingat saat membeli mobil bekas harus jeli melihat kondisinya, terlebih ketika ingin meminang Calya. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum benar-benar meminangnya.

Berikut adalah beberapa tips dan hal-hal yang harus diperhatikan sebelum membeli Calya bekas.

Tips Mengecek Kondisi Toyota Calya Bekas

Eksterior Mobil

Hal pertama yang harus diteliti adalah tampilan luar mobil. Ini untuk memastikan kalau bodi Calya benar-benar dalam kondisi baik. Perlu dipastikan tidak ada tanda-tanda bahwa mobil yang dipilih pernah terlibat dalam sebuah tabrakan, mau itu di sisi depan, belakang, atau samping.

Untuk menelitinya ada cara yang mudah, yaitu melihat garis dan lengkungan pada setiap bagian bodi mobil. Perhatikan apakah dari garis tersebut ada yang aneh atau tidak sesuai. Jika misalkan ada yang terlihat tidak rata atau bergelombang, bisa diindikasikan bagian tersebut pernah mengalami perbaikan.

Selain itu, sudut-sudut bodi dan bagian pintu juga perlu dicek. Apakah celah antara pintu dan bodi terlihat lebar? Jika ya, ada kemungkinan bagian pintu sudah mengalami perbaikan.

Pastikan juga karet-karet di bagian atap dan kaca mobil dalam kondisi yang baik, tidak ada sobekan atau tanda bekas dilem ulang. Karet-karet tersebut berfungsi mencegah air masuk ke kabin mobil ketika hujan. Jika kondisinya tidak baik, siap-siap air masuk ke kabin.

Interior Mobil

Berikutnya adalah masuk ke kabin untuk mengecek interior Toyota Calya. Tentunya calon pemilik ingin kondisi dan suasana dalam mobil yang akan dimilikinya nyaman ketika dibawa berkendara.

Perhatikan apakah semua komponen dalam ruang kabin mobil masih dalam kondisi yang bagus dan tidak ada tanda cacat, misalkan retak pada kaca, robekan pada jok atau sabuk pengaman, warna pudar pada dasbor, dan sebagainya.

Jika pada jok mobil dibungkus cover dari bahan kulit sintetis, buka sedikit cover tersebut untuk melihat kondisi dari pelapis jok aslinya.

Selain itu, periksa juga bagian bawah interior mobil untuk memastikan kalau mobil tidak pernah terendam air, misalkan karena banjir.

Cek pada bagian-bagian seperti bawah karpet, bawah jok, engsel pintu bagian dalam, kolong dasbor, dan bagian pedal. Bagian-bagian tersebut cukup tersembunyi dan sulit dibersihkan. Jika mobil pernah terendam air, biasanya terdapat bekas lembab atau karat di bagian itu.

Mesin

Bagian yang tidak kalah penting untuk dicek pada mobil bekas adalah mesinnya. Kondisi mesin dapat mengindikasikan bagaimana perilaku pemilik sebelumnya terhadap perawatan mobil.

Beberapa hal yang diperiksa untuk mengetahui kondisi mesin Calya di antaranya cek kadar dan kualitas oli mesin, minyak rem, dan cairan radiator. Selain itu juga perlu dipastikan tidak ada tanda-tanda kebocoran oli, serta tidak ada bunyi-bunyi tak lazim ketika mobil di-starter.

Selain itu, tanyakan juga kepada penjual mengenai riwayat servis berkala. Jika catatan riwayat perawatan mobilnya lengkap, maka dapat dibilang pemilik mobil telah merawatnya dengan baik.

Ada baiknya untuk melakukan test drive untuk memastikan kondisi dan performa mesin mobil

Suspensi Belakang

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan sebelum membeli Toyota Calya bekas adalah kondisi suspensi belakang. Bagian ini merupakan hal yang banyak dikeluhkan pemilik Calya maupun kembarannya, Daihatsu Sigra, karena suspensinya sangat empuk.

Saking empuknya, ketika mobil ditumpangi 7 orang dewasa, bagian belakang mobil menjadi lebih rendah atau turun. Tentu hal ini akan lebih rentan terbentur bagian jalan yang menonjol.

Selain itu, untuk mengetahui kondisi suspensi belakang baik, pastikan tidak ada oli yang keluar dari tabung shockbreaker-nya. Cara mudah untuk memastikannya adalah dengan menggunakan tisu kering yang bersih, kemudian diusap-usap pada bagian suspensi tersebut. Jika ada noda hitam pada tisu, bisa jadi terdapat kebocoran oli di komponen itu.

Cara lainnya adalah dengan melakukan test drive. Ketika dibawa jalan, perhatikan feel dari suspensi belakang pastikan masih baik dan tidak timbul bunyi-bunyi aneh.

Ban

Satu hal lagi yang menjadi keluhan pemilik Toyota Calya dan harus diperhatikan adalah kondisi ban. Sebagai informasi, ukuran roda dan ban standar dari mobil Calya adalah 175/65 R14.

Dari pabrikannya, ban yang disematkan pada mobil ini bermerek Bridgestone Ecopia Ep150. Ban inilah yang menjadi keluhan banyak pemilik mobil Calya. Kabarnya, ban sangat mudah mengalami kebocoran atau robek ketika dinding ban bersentuhan dengan trotoar atau benda-benda lainnya di jalan raya.

Karena merupakan ban bawaan dari pabrikan, tidak banyak solusi yang disarankan selain menyiapkan biaya lebih untuk membeli ban baru dengan ukuran yang sama.

Bensin dan Tangki Bahan Bakar

Berhubungan dengan mesin, calon pembeli Calya bekas perlu memastikan kepada pemilik sebelumnya mengenai bahan bakar yang digunakan.

Pabrikan merekomendasikan penggunaan BBM RON 92 ke atas. Artinya, untuk Calya disarankan memakai bahan bakar jenis Pertamax. Jika bensin yang dipakai selama ini merupakan kualitas di bawah tersebut, misalkan Premium, bisa jadi sensor-sensor sistem Dual VVT-i pada mesin terdapat kerusakan.

Selain bensin, tempat penyimpanannya juga perlu dicek. Untuk diketahui, banyak pemilik yang mengeluhkan tangki bahan bakar mobil Calya rawan bocor. Ini disebabkan bahan dasar dari tangki tersebut terbuat dari plastik yang mana lama-kelamaan bisa rusak dan bocor.

Harga Toyota Calya Bekas

Toyota Calya Bekas dapat ditemukan di listing mobil bekas di Mobil123.com. Terdapat ribuan unit Calya bekas yang siap untuk dibeli.

Berikut kisaran harga Toyota Calya bekas berdasarkan tahun produksi yang ada di Mobil123.com

  • Toyota Calya bekas tahun produksi 2016 mulai dari Rp94,5 juta
  • Toyota Calya bekas tahun produksi 2017 mulai dari Rp88 juta
  • Toyota Calya bekas tahun produksi 2018 mulai dari Rp98 juta
  • Toyota Calya bekas tahun produksi 2019 mulai dari Rp102 juta
  • Toyota Calya bekas tahun produksi 2020 mulai dari Rp126,9 juta
  • Toyota Calya bekas tahun produksi 2021 mulai dari Rp133 juta.

[ABP/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil bekas <<<<<



Andrew Barnabas Panggabean

Andrew Barnabas Panggabean

Seorang penulis/penerjemah bahasa Inggris. Memulai karier sebagai Content Writer di Gojek (2017-2019), lalu bergabung ke mobil123.com pada Desember 2021.


Berita Utama


Komentar