Tips Membeli Mobil Bekas via Online agar Tak Tertipu & Dapat Unit Bagus

Panduan Pembeli

Tips Membeli Mobil Bekas via Online agar Tak Tertipu & Dapat Unit Bagus

Membeli mobil bekas secara online merupakan opsi yang makin dilirik, pada masa pandemi Covid-19. Saat melakukannya, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan agar tak tertipu.

Para eksekutif agen pemegang merek mobil di Indonesia, dalam berbagai kesempatan, mengakui bahwa perkembangan dunia digital terakselerasi dengan cepat pada masa pandemi Covid-19. Termasuk digitalisasi pasar otomotif.

Peran internet dan berbagai situs jual-beli, dalam hal akusisi kendaraan baru maupun bekas, makin besar. Bahkan, jika bicara pasar mobil baru, banyak merek yang kini membuat diler digital di dunia maya.

Ini karena virus Covid-19--yang sampai sekarang belum bisa teratasi 100 persen--rentan menyebar melalui kerumunan dan mobilitas perpindahan orang secara massal dari satu tempat ke tempat lain.

Pembelian berbagai hal secara daring (online) pun kini semakin menjadi opsi utama.

Apalagi jika kasus positif Covid-19 kembali meninggi dan pemerintah menerapkan pembatasan mobilitas secara ketat. Kebijakan tersebut sudah beberapa kali dilakukan oleh regulator, sejak pandemi yang bermula di Wuhan, China pada akhir 2019 ini masuk ke Indonesia pada Maret 2020.

Kiat membeli mobil bekas secara online sendiri mirip dengan tips membeli bekas secara umum. Hanya saja, ada poin-poin tambahan yang perlu dicermati.

Berikut ulasannya, seperti Mobil123.com kutip dari berbagai sumber.

7 Hal Penting Saat Memilih & Membeli Mobil Bekas via Online

  • Pilih Situs Jual-Beli Mobil Tepercaya, Populer, dengan Beragam Fitur

Poin paling penting ketika membeli mobil bekas via online adalah melakukannya di situs jual-beli kendaraan tepercaya serta punya kredibilitas baik.

Situs tersebut harus punya sistem verifikasi bagi para pengiklan, sehingga identitas tiap penjual individu maupun diler adalah yang sebenarnya. 

tips beli mobil bekas secara online

Setelah itu terpenuhi, pilih situs yang populer dan menjadi tempat beriklan banyak pihak. Dengan demikian, Anda punya lebih banyak opsi unit seken yang dapat dipilih.

Terakhir, cari dan beli mobil di situs yang memiliki beragam fitur. Ini akan membuat Anda makin fleksibel dalam proses pembelian kendaraan.

Mobil123.com merupakan situs yang memenuhi ketiga persyaratan di atas. Situs yang ‘bersaudara’ dengan Carmudi di bawah panji grup iCar Asia tersebut memverifikasi setiap pihak yang mau beriklan di dalamnya.

Mobil123.com juga menjadi salah satu situs jual-beli kendaraan terpopuler di Indonesia dengan tawaran iklan mobil bekas yang amat banyak. Lalu, situs juga menyediakan fitur pembiayaan kredit bagi unit yang dijajakan oleh penjual individu/perorangan.

  • Jangan Buru-buru Tergiur dengan Harga Murah

tips beli mobil bekas secara online

Melihat mobil bekas dengan harga murah terkadang memang menggiurkan. Akan tetapi, jangan menjadikan hal tersebut sebagai faktor utama dalam membeli mobil bekas.

Penting bagi Anda untuk mencari tahu terlebih dahulu kisaran harga normal dari model seken yang memang Anda inginkan. Lalu, Anda perlu waspada kalau melihat ada unit yang ditawarkan di bawah kisaran harga itu. Jangan-jangan, unit tersebut memang ada masalah, baik dari sisi teknis atau kelengkapan dan legalitas surat-surat.

  • Lihat Langsung Unit Bersama Teknisi Kepercayaan

tips beli mobil bekas secara online

Semenarik-menariknya sebuah iklan—entah karena harga, model, atau kondisi unit, jangan pernah memutuskan untuk membeli sebelum Anda melihat langsung mobil bekas tersebut.

Melihat foto-foto dan membaca penjelasan mengenai unit di kolom keterangan mengenai unit sangat tidak cukup. Buatlah janji dengan penjual untuk bertemu dan mengecek unit.

Ketika menyambangi unit, amat disarankan membawa teknisi kepercayaan Anda. Lebih bagus lagi kalau teknisi tersebut memang pakar di merek atau model yang Anda mau beli.

Kalau dirasa perlu, bawa unit ke bengkel kepercayaan Anda, kemudian cek di sana.

  • Cek Bodi dan Interior Mobil Bekas Incaran

tips beli mobil bekas secara online

Ketika melihat unit secara langsung, pertama-tama cek dulu bodi mobil bekas yang Anda taksir. Lihat kondisi cat, apakah belang atau tidak. Ini bisa terjadi akibat perbaikan bodi yang tak rapi.

Telusuri apakah komponen-komponen bodi semisal pintu, kap mesin, kaca mobil masih orisinal atau tidak.

Unsur terpenting, periksa bagian rangka atau sasis. Pastikan bagian ini masih prima. Minimal sekali, kalau pun unit pernah terkena tabrakan, bagian rangka atau sasis tak sampai kena.

Setelah mengitari eksterior, giliran interior yang Anda cermati. Cek kondisi sekeliling kabin apakah masih baik atau tidak.

Periksa kinerja bagian-bagian di dalam interior, misalnya saja sabuk pengaman, kondisi kisi-kisi dan hembusan AC, performa head unit serta sistem audio, maupun tuas sein atau lampu.

Kondisi interior pun dapat menjadi salah satu indikator untuk mencari tahu unit pernah terkena banjir atau tidak. Ini bisa dilihat antara lain dari bau apek di kabin atau noda-noda tanah maupun karat di beberapa sektor interior.

  • Pastikan Performa Mesin dan Kaki-kaki

tips beli mobil bekas secara online

Tak berlebihan rasanya jika mengatakan bahwa mesin dan kaki-kaki masuk ke dalam daftar komponen terpenting dari sebuah mobil. Keduanya punya andil besar dalam menentukan level performa maupun keselamatan dari sebuah kendaraan.

Ada beberapa cara pengecekan mesin yang amat mendasar. Seperti misalnya mendengar suaranya ketika sedang menyala.

Pastikan suara mesin tidak kasar plus tersendat-sendat saat sedang aktif. Lalu, lihat warna kepulan asap yang keluar dari lubang knalpot. Asap yang memiliki warna (misalnya putih, hitam) menandakan adanya masalah dalam proses pembakaran di dalam mesin.

Perhatikan pula apakah ada tanda-tanda kebocoran di mesin mobil.

‘Pekerjaan rumah’ Anda setelah menginspeksi mesin adalah memeriksa kondisi kaki-kaki. Sektor-sektor yang mesti ditelusuri antara lain tie rod dan long tie rod, karet bushing arm, ball joint, bearing roda, shockbreaker, ban, dan pelek.

Untuk benar-benar merasakan kondisi mesin serta kaki-kaki, Anda wajib meminta test drive (uji kendara). Saat itu, Anda bisa memahami lebih lanjut performa mesin maupun keadaan kaki-kaki.

Adapun berbagai indikator untuk mengetahui kaki-kaki mobil rusak antara lain ialah arah roda berubah, tapak ban terkikis, timbul bunyi dan roda bergoyang, muncul suara dengung saat mobil dibelokkan, mobil limbung di tikungan, muncul suara berderit, ban aus, rem terasa tak enak, serta pelek penyok atau retak.

  • Tanyakan Rekam Jejak Servis

tips beli mobil bekas secara online

Anda perlu sekali menanyakan histori perawatan rutin mobil kepada penjual. Unit yang ideal adalah yang punya rekam jejak servis tercatat.

Ini bisa jadi salah satu pertanda kalau potensi masalah pada unit relatif kecil. Apalagi kalau servis rutin mobil selalu dilakukan di bengkel resmi.

Unit yang tidak pernah ‘bolos’ servis berkala di bengkel resmi merupakan indikasi ‘barang bagus’. Akan tetapi, unit semacam ini biasanya memang punya pemosisian harga di batas atas kisaran banderol dari model tersebut.

  • Cek Kelengkapan dan Status Surat-Surat

tips beli mobil bekas secara online

Poin terakhir tapi tak kalah penting, cek segala dokumen dari mobil bekas yang bikin Anda tersengsem. Periksa kelengkapaan surat-surat kendaraan, yakni STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan), BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor), serta faktur.

Untuk mobil bekas yang masih diimpor utuh (Completely Built Up/CBU), tanyakan Form A-nya.

Pastikan ciri-ciri fisik mobil dalam surat-surat sesuai dengan unit yang Anda lihat. Termasuk kecocokan nomor rangka dan nomor mesinnya pada unit dengan yang tertera di dokumen.

Lihat juga apakah unit yang ingin Anda boyong ke rumah punya STNK maupun BPKB dengan nama asli pemiliknya.

Nah, bekal pengetahuan untuk membeli mobil bekas secara online sudah panjang-lebar dibahas. Selamat menelusuri jagat internet untuk mencari unit incaran, ya, Mobilovers! [Xan/Ses]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar