Timur Tengah Masih Jadi Tujuan Utama Ekspor Mobil 'Made In' Indonesia

Berita Otomotif

Timur Tengah Masih Jadi Tujuan Utama Ekspor Mobil 'Made In' Indonesia

JAKARTA - Walaupun kondisi Timur Tengah masih diwarnai gonjang-ganjing, kawasan kaya minyak itu ternyata menjadi penyerap terbesar ekspor mobil Toyota buatan Indonesia. Setengah dari mobil Toyota yang diproduksi di Indonesia dikirim ke kawasan tersebut.

Pada periode Januari-April, PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mampu mempertahankan kinerja ekspor mereka. TMMIN mengumumkan laju pertumbuhan ekspor kendaraan bermerek Toyota dalam bentuk utuh (Completely Built-up Unit/CBU) sebesar 30% sepanjang Januari-April 2015. 

Total ekspor dalam 4 bulan pertama tahun ini sudah mencapai 60.000 unit meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2014 sebesar 46.000 unit.  

Ditinjau dari daerah tujuan untuk volume ekspor kendaraan utuh yang diproduksi dari pabrik TMMIN, permintaan terbesar masih berasal dari kawasan Timur Tengah dengan total pengiriman mencapai 29.200 unit atau 49% dari total ekspor Januari-April 2015. 

Permintaan dari kawasan ini meningkat tajam, naik 83% dibandingkan periode yang sama pada 2014 sebesar 16.000. 

Peningkatan itu terutama berasal dari Arab Saudi yang merupakan pasar terbesar dengan volume mencapai 20.800 unit atau sekitar 35% total ekspor kendaraan bermerek Toyota.

Untuk mobil produksi TMMIN ke pasar Asia mencapai kisaran 7.000 unit dengan pangsa terbesar berasal dari Fortuner yang mencapai 6.000 unit. Ekspor ke negara Amerika Latin mencapai 1.300 unit, sedangkan untuk kawasan Afrika dan negara lainnya mencapai 600 unit.

“Kinerja ekspor ini membantu menyeimbangkan produksi TMMIN untuk tetap tumbuh dengan komposisi 54% untuk pasar ekspor dan 46% untuk pasar domestik”, ungkap Warih.

Selain dalam bentuk kendaraan utuh, TMMIN juga mengekspor produk lainnya dalam bentuk kendaraan terurai (Completely Knock Down/CKD) dengan volume sebesar 13.200 unit. 

Ekspor mesin tercatat mencapai 16.000 unit, sebagian besar berupa mesin berbahan bakan bensin (gasoline engine) sebesar 12.600 unit dan sisanya mesin berbahan bakar ethanol (ethanol engine) yang mencapai 3.400 unit, sedangkan komponen kendaraan yang berhasil diekspor dalam empat bulan pertama tahun 2015 mencapai lebih dari 20 juta buah.

Direktur Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN, I Made Dana Tangkas menyatakan bahwa Toyota berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat Indonesia sesuai dengan semangat Toyota Berbagi (Bersama Membangun Indonesia) melalui penyediaan produk dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, menjadi bagian dari perkembangan industri otomotif nasional, serta berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. [Syu/Idr]

 

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Syubhan Akib

Syubhan Akib

Pria berkacamata yang mencintai dunia otomotif dan sangat suka memandang mobil klasik serta mempelajari sejarah otomotif dunia. Kemacetan adalah sahabat, kecepatan adalah kesukaan dan liburan akhir pekan adalah impian.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual