Tilang Elektronik Terhambat Kendaraan yang Belum Balik Nama

Berita Otomotif

Tilang Elektronik Terhambat Kendaraan yang Belum Balik Nama

JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia menemukan bahwa saat ini banyak kendaraan yang belum balik nama sehingga mempengaruhi jalannya tilang elektronik di Indonesia.

Untuk itu, Irjen Pol Refdi Andri, Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Indonesia (Kakorlantas Polri) menganjurkan untuk segera melakukan penggantian nama setelah melakukan pembelian kendaraan bekas.

“Memang saat ini banyak sekali kendaraan yang digunakan oleh pengguna jalan (plat) nomornya tidak sesuai dengan kepemilikannya. Jadi pesan kami ketika kendaraan sudah berpindah tangan, segela dibalik namakan, ini akan meringankan juga bila ada pajak progesif di beberapa daerah,” tuturnya.

Tilang elektronik sejauh ini masih baru dilakukan di dua titik di Jakarta. Jumlah tersebut ditambahkan di masa depan guna meningkatkan kedisiplinan pengendara kendaraan di jalan, khususnya di Jakarta.

 “Tilang elektronik di Jakarta baru di beberapa titik. Mudah-mudahan nanti semuanya akan menyesuaikan dan berkembang, itu yang kami harapkan,” tambahnya kemudian.

Seperti diketahui, tilang elektronik diberlakukan mulai 1 November khusus untuk kendaraan berpelat DKI Jakarta dan sekitarnya, setelah diujicobakan pada bulan sebelumnya. Namun, sistem ini baru diterapkan di persimpangan Sarinah plus Patung Kuda dekat Monumen Nasional, Jakarta Pusat, dengan mengandalkan empat kamera Closed Circuit Television (CCTV).

Selama satu bulan pelaksanaan, jumlah pelanggaran yang terdeteksi sejak penerapan tilang elektronik hingga tanggal 23 November 2018, mencapai 2.441. Sementara itu, surat konfirmasi dari kepolisian kepada pemilik kendaraan mencapai 1.327.

Jenis-jenis pelanggaran yang mampu dideteksi kamera adalah ganjil-genap, marka dan rambu jalan, batas kecepatan, melawan arus atau kesalahan jalur, kelebihan daya angkut, menerobos lampu lalu lintas, tidak menggunakan helm, tidak menggunakan sabuk pengaman, hingga menggunakan ponsel saat berkendara. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar