Tiga Tips Menjadi Pemimpin yang Baik

Panduan Pembeli

Tiga Tips Menjadi Pemimpin yang Baik

TOKYO – Carlos Ghosn memberikan tiga tips menjadi pemimpin yang baik.

Menjadi pemimpin memang tidak mudah apalagi menjadi yang baik di suatu perusahaan. Terlebih ketika seseorang mengendalikan sebuah perusahaan international yang membutuhkan mental baja. Sebagai Chairman Renault Nissan Alliance & CEO Renault Group, Carlos Ghosn memberikan caranya untuk menjadi pemimpin hebat.

  1. Pemimpin adalah seseorang yang dapat menghasilkan performa. Dia (pemimpin) harus bekerja secara sistemik dan memiliki pengalaman panjang menunjukkan performa di tengah banyak tantangan. Hal ini terkadang mengharuskan kita berbicara untuk mengidentifikasi masalah atau memberikan opini kontroversial. Hal ini tidak selalu mudah bagi para pemimpin asal Jepang karena alasan-alasan budaya. Ketika pertama kalinya dewan direksi Renault rapat dengan Nissan, hampir semuanya diselenggarakan dalam bahasa Prancis. Saya mengatakan kepada teman-teman di Renault untuk diam dan mendengarkan orang-orang Nissan berbicara. Saya menganjurkan kepada para petinggi Nissan keturunan Jepang untuk bicara kapanpun mereka mau. Hal ini penting untuk memberikan hasil maksimal.
  2. Seorang pemimpin perlu memiliki kemampuan untuk melibatkan orang-orang di perusahaan yang dipimpinnya. Ketika Anda memimpin sebuah perusahaan, maka orang-orang perlu terhubung dengan Anda. Jika bawahan Anda melihat Anda adalah seorang pemimpin yang kaku, dingin atau tidak mudah untuk mengerti, maka mereka tidak akan pernah mendengarkan Anda. Ketika hal itu terjadi, banyak motivasi dan keterlibatan yang akan hilang. Dengan kata lain, seorang pemimpin harus mempunyai kemampuan untuk berempati.
  3. Seorang pemimpin harus memiliki kecerdasan dalam industrinya. Mobil listrik, kendaraan rendah emisi, mobil pintar, mobil otonom, regulasi ketat, dan kompetisi yang terus meningkat di bidang otomotif harus dipahami oleh seorang pemimpin.

Jika Anda tidak memiliki kecerdasan seperti ini, tidak peduli berapa besar empati yang Anda tunjukkan, atau performa dihasilkan, maka pemimpin tersebut akan mengalami kesulitan untuk belajar, mengerti dan bertindak.

Artikel bersambung dibawah

“Saya percaya tidak satupun orang dilahirkan di muka bumi ini sebagai seorang pemimpin yang baik. Pemimpin yang baik adalah ketika hasil karyanya diakui oleh orang lain. Ketika saya datang ke Jepang pada 1999, saya melihat para karyawan berlaku skeptis. Tapi saya menunjukkan performa, bergaul dengan orang lain dan selalu belajar mengenai industri yang saya pimpin. Melalui proses ini, saya mendapatkan kepercayaan dari para karyawan. Bersama-sama kami telah memberikan hasil dan saya percaya Mitsubishi Motors juga dapat melakukan hal yang sama,” ujar Carlos kepada Nikkei. [Dew/Ind]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual