Test Drive Toyota Raize, Si Kecil Bejubel Fitur

Review

Test Drive Toyota Raize, Si Kecil Bejubel Fitur

JAKARTA – Toyota Raize menjadi salah satu andalan terbaru PT Toyota Astra Motor (TAM) di industri otomotif Indonesia. Mobil yang merupakan produk hasil kolaborasi dengan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) ini menyapa para konsumen pada 30 April 2021.

Mobil123.com berkesempatan untuk merasakan seluruh keunggulan yang ditawarkan oleh Toyota Raize dalam sesi test drive singkat. Dalam perjalanan yang notabene lebih banyak area perkotaan, kami diajak untuk menemukan sensasi berkendara dengan Raize versi teratas alias 1.0 GR CVT TSS Two Tone.

Memulai rangkaian kegiatan dari kawasan Blok-M, Jakarta Selatan, kami diarahkan menuju kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara lalu bergerak kembali ke kawasan Alam Sutera, Serpong. Sepanjang perjalanan, kami mencoba untuk memaksimalkan berbagai fitur yang ditawarkan, berikut ringkasan kami.

Eksterior

Urusan tampilan mungkin sudah banyak orang yang tahu karena Toyota Raize dan Daihatsu Rocky, sudah menjadi bahan perbincangan banyak orang sejak tahun lalu. Kendaraan ini menawarkan konsep SUV kompak yang mampu menampung lima penumpang.

Wujudnya menegaskan bahwa era mobil modern kini telah diminati konsumen. Toyota Raize menampilkan banyak tekukan atau shape di sekujur bodinya. Model seperti ini sebelumnya diterapkan pada Toyota C-HR.
Toyota Raize

Urusan penerangan sudah menggunakan teknologi LED, seperti pada bagian depan yang mengandalkan multi reflektor pada lampu utama dan LED bar pada DRL. Sementara di belakang menerapkan perpaduan LED dan Bulb pada sein. Masih ada pula lampu kabut yang ditempatkan pada bawah bemper.

Bicara bemper, Toyota Raize maupun Daihatsu Rocky mengalami penyesuaian pada bagian ini. Bentuk komponen ini baik depan maupun belakang dibuat lebih panjang sehingga urusan dimensi keduanya lebih panjang daripada versi Jepang maupun Malaysia.

Mobil ini menggunakan velg 17 inci dengan desain palang yang membentuk seperti kipas dan berkelir hitam. Toyota memberikan lima velg yang sama pada produk satu ini di mana satunya berfungsi sebagai serep atau cadangan.

Untuk Toyota Raize versi GR Sport sendiri telah dilengkapi dengan paket aerodinamis yang kian menebalkan aura sporti pada kendaraan. Secara keseluruhan, bodi kendaraan memang begitu atraktif sehingga tampil menggoda calon konsumen.

Interior

Masuk ke dalam kabin, Toyota menyuguhkan kabin yang full berkelir hitam, kecuali pada tipe GR Sport TSS Two Tone yang ditambahkan aksen silver. Saat memasuki kabin, jangan berharap adanya bahan-bahan yang empuk pada dasbor.

Karena komponen soft touch hanya terdapat pada bagian handle pintu dan alat kemudi. Terdapat aksen ketupat pada bagian dasbor sehingga terlihat lebih menarik perhatian.

Satu yang menjadi perhatian adalah dimensi kabin yang terasa sempit bagi saya yang bertubuh gemuk. Jok depan menggunakan model semi bucket dan menjaga tubuh bergeser saat melakukan manuver. Sementara joknya masih menggunakan bahan fabric dan kulit pada bagian samping. Busanya tebal sehingga tidak membuat cepat gerah selama perjalanan.
Toyota Raize 1.0

Saat berada di bagian belakang, kondisinya kurang lebih sama yakni sempit terutama bagi saya yang bertubuh besar. Bedanya di depan terdapat konsol tengah, sehingga ruang kaki lebih terbatas.

Menilik fitur yang ditawarkan pada interior, saya dibuat kagum karena terlihat mewah. Banyak fitur teknologi terkini dengan penempatan yang terasa pas.

Saat berada di balik kemudi, saya dihadapkan dengan setir dengan dimensi yang pas dan terdapat cukup banyak tombol pengaturan seperti audio, cruise control hingga telekomunikasi. Lalu panel meter kendaraan juga menggunakan perangkat digital sepenuhnya dengan sejumlah informasi komplit.

Takometer berada di bagian tengah, spidometer di bagian kanan dan berbagai informasi seputar kendaraan di bagian kiri. Untuk mengaturnya bisa memanfaatkan tombol switch pada sebelah kiri setir.
Toyota Raize Indonesia

Di balik setir juga terdapat paddle shift untuk memaksimalkan pengendaraan yang lebih menyenangkan. Meskipun pengendara juga bisa memanfaatkan fitur mode manual pada tuas persneling.

Melirik ke bagian tengah, kami disuguhkan monitor besar berukuran 9 inci dengan model floating. Layar ini memiliki fitur Radio, USB, Bluetooth hingga sambungan konektivitas untuk smartphone. Di sini (monitor) juga terdapat fitur M-Toyota yang bisa dimanfaatkan untuk mencari informasi seputar kendaraan dan merek itu sendiri.

Lalu di bawahnya ada kisi AC yang berbentuk trapesium dan pengaturan di bawahnya yang model digital. Berada di samping pengaturan suhu kabin, terdapat tombol start-stop engine karena memang sudah menggunakan teknologi smart entry.

Pada bagian kanan setir terdapat dua tombol untuk fitur keselamatan yakni pre-collision system dan Vehicle Stability Control.

Fitur Keselamatan

Selain dua fitur yang telah disebutkan di atas, Toyota Raize juga memiliki berbagai fitur keselamatan aktif lainnya. Fitur-fitur ini masuk ke dalam satu inovasi Toyota yang dinamakan Toyota Safety Sense (TSS).

Unit Toyota Raize yang dilengkapi TSS sudah dibekali dengan Hill Start Assist, Vehicle Stability Control, 6 airbag D/P/S/C, Rear Cross Traffic Alert with Blind Spot Monitoring, Front Departure Alert, Adaptive Cruise Control, Pre-Collision System, Pedal Missoperation Control, Lane Departure Assist with Steering Control. Dua fitur tersebut di awal tersedia untuk semua varian kendaraan.

Dalam perjalanan, saya berkesempatan untuk mencoba berbagai fitur keselamatan tersebut di atas. Seperti LDA contohnya, fitur ini mengandalkan garis pembatas jalan untuk memastikan kendaraan tidak keluar jalur.

Tidak hanya itu, sistem juga bisa melakukan intervensi pada alat kemudi dan mengembalikkan kendaraan ke lajur semula. Fitur ini juga memunculkan bunyi-bunyian dan kode di panel meter sehingga pengendara bisa lebih waspada.

Fitur Pedal Missoperation Control berfungsi untuk mencegah kendaraan mengalami insiden tabrakan dengan melakukan pengereman. Fitur ini juga diperkuat dengan indikator dan bunyi-bunyian.
Toyota Raize Turbo

Pre Collision System membuat jarak aman dengan kendaraan di depannya menggunakan bantuan kamera dan radar. Fitur ini mencegah pengendara yang hilang konsentrasi karena mengantuk atau melakukan aktivitas lain.

Fitur paling sering aktif adalah RCTA BSM, karena kami melintasi jalanan yang cukup padat. Fitur ini memberikan informasi adanya kendaraan lain di belakang yang tidak terjangkau oleh kaca spion samping atau biasa disebut blind spot.

Pada saat memasuki tanjakan 13 di kawasan Kuningan, kami juga mencoba fitur Hill Start Assist. Fitur ini berfungsi untuk menahan kendaraan selama beberapa detik di tanjakan, walaupun tanpa menginjak rem.

Toyota Raize yang telah dilengkapi dengan fitur TSS merupakan suatu terobosan baru dari merek asal Jepang tersebut. Sebelumnya TSS hanya hadir pada model-model yang berbanderol mahal saja.

Dikatakan bahwa fitur ini dijejalkan pada Raize berdasarkan kebutuhan masyarakat akan kendaraan yang aman. Sisi baiknya adalah konsumen di Indonesia sudah sadar akan pentingnya fitur keselamatan.

Sementara pabrikan juga terus melakukan inovasi yang berkelanjutan untuk menghadirkan kendaraan yang aman dan nyaman, namun harganya tetap terjangkau.

Mesin

Toyota Raize saat ini baru ditawarkan dalam satu pilihan mesin yakni 1.0-L turbo. Jantung mekanis 3-silinder didorong oleh dua bilah turbin sehingga menghasilkan torsi yang setara mesin 1.500 cc.

Saat melakukan uji coba di jalan bebas hambatan, saya merasakan dorongan turbo yang baru bekerja pada 2.000 rpm. Namun pada saat diajak berkendara santai, mobil tidak menimbulkan gejala tersendat.

Akselerasi Toyota Raize memang cukup mengesankan, setidaknya dengan bermodalkan mesin 1.000 cc, kemampuannya setara dengan Avanza. Hanya saja Raize menggunakan dua roda depan sebagai penggeraknya.
Toyota Raize Engine

SUV kompak ini dikatakan mampu menghasilkan daya maksimum sebesar 98 ps pada 6.000 rpm. Sementara torsi puncaknya mencapai 140 Nm pada 2.400 – 4.000 rpm.

Bagi saya tarikan mesin sudah cukup memadai untuk penggunaan perkotaan. Meskipun berpenampilan sebagai SUV, saya belum bisa membayangkan kendaraan ini menaklukkan medan menantang.

Mobil ini memiliki tangki bahan bakar dengan kapasitas 36 liter. Klaim TAM kendaraan terbarunya tersebut mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 1 : 18 km/liter.

Kesimpulan

Toyota Raize adalah pilihan praktis bagi generasi milenial yang membutuhkan kendaraan berpenampilan trendi namun sarat fitur terkini. Tipe 1.0-L turbo sendiri menjadi varian teratas, karena varian 1.2-L akan dipasarkan dengan harga lebih murah.

Kendaraan dengan bobot total 1.025 kilogram untuk versi CVT dan 1.005 kilogram MT, menurut saya cukup sepadan dengan kemampuan mesinnya. Paling tidak saat kami diharuskan membawa barang bawaan yang cukup berat dan berisi tiga orang penumpang termasuk supir, tenaganya tetap mumpuni untuk medan perkotaan.
Test Drive Toyota Raize

Untuk digunakan di medan menanjak juga tidak malu-maluin dan tidak membutuhkan tenaga penuh karena torsinya cukup besar. Selain itu, bagasi kendaraan sendiri dengan kapasitas 369 liter dalam kondisi jok belakang tegak, sangat akomodatif.

Terlebih formasi jok belakang 60 : 40 membuat konsumen lebih leluasa dalam memuat barang bawaan. Satu catatan penting adalah mesin turbo yang bisa dibilang ‘mainan’ baru di kelas entry-level ini seharusnya mendapat perhatian khusus agar tidak menyebabkan kerugian di masa mendatang. [Dew/Had]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar