Test Drive Suzuki Ciaz

Review

Test Drive Suzuki Ciaz

JAKARTA - Meski memiliki segmen small sedan (sedan kecil) tidak besar tapi tingkat persaingannya sangat ketat. Dan mulai November 2015, Suzuki Ciaz masuk ke dalam pertarungan antara Toyota Vios dan Honda City, berharap mendapatkan 'kue'  yang lezat.

Tentu, kita masih ingat dengan Suzuki Baleno di segmen ini beberapa tahun lalu. Sayangnya, sedan yang berbasis Suzuki Aerio tersebut harus mengundurkan diri dari kancah pertarungan.

Salah satu strategi Suzuki di sini adalah membidik perusahaan-perusahaan taksi. Ketika Suzuki Ciaz semakin banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan taksi maka diharapkan orang-orang akan menilai sedan ini 'bandel', tahan lama, irit BBM dan menawarkan biaya operasional/perawatan murah.

Artikel bersambung dibawah

Seperti apakah Suzuki Ciaz? Kami mengendarainya beberapa waktu lalu.

Desain Modern
Dilihat sekilas --tanpa melihat emblem logonya, mungkin Anda tak akan menyangka ini adalah sebuah mobil keluaran Suzuki. Desain yang memadukan garis tajam namun mengalir membuat Ciaz tampak elegan tapi sporty dalam satu kesatuan.

Front grille berlapis krom berpadu selaras dengan Halogen Head Lamp Projector yang memberikan fokus cahaya lebih terang dan jangkauan lebih luas sekaligus memberi kesan stylish.

Apalagi hal itu kemudian ditambah dengan desain bumper dan Fog Lamp yang menambah penampilan mobil ini jadi lebih sporty. 

Modernitas Ciaz lalu mengalir ke sisi mobil. Bodyline mobil ini tampak tegas dan dinamis untuk kemudian mencapai buritan yang diisi oleh kombinasi lampu belakang yang desainnya serasi dengan bumper.

Interior Modern
Masuk ke dalam interior, kami cukup kaget. Mengingat ini dimaksudkan untuk sebuah mobil taksi, Ciaz seolah ada di dunia berbeda dengan Toyota Limo, misalnya.

Kesan lega terasa ketika kami memasuki kabin mobil ini. Apalagi kontrol-kontrol audio mudah diatur dari roda kemudi, fitur yang tidak dimiliki oleh kendaraan taksi.

Kehadiran Bluetooth Connection HP, Automatic Air Conditioner, Sistem audio 2din dengan CD player, Mp3, USB connection, aux in, 4 speaker dan 2 tweeter  semakin membuat Ciaz berada di luar lapangan segmen kendaraan taksi.

Nuansa kabin terasa lega. Duduk di belakang kemudi atau di jok penumpang depan, atau bahkan di jok belakang, ruang kaki dan ruang kepala terasa sangat lapang. 

Ini seolah menjadi senjata utama membuat para penumpang nyaman meski plastik keras yang dipakai sebagai material di dashboard maupun trim mengurangi kesan mewah yang seharusnya tersembul.

Performa Mencukupi
Kami pun menyalakan mesin, bukan dengan memutar kunci, tapi dengan menekan tombol start di sisi kanan-belakang dari roda kemudi dan deru jantung mekanis berkapasitas 1.4 liter terdengar lembut.

Karena Ciaz kami mengaplikasi transmisi otomatis, posisi batang gear kami pindahkan ke D. Kesan awal yang terasa mesin tipe K14B yang digendong mobil ini terasa responsif.

Injak pedal gasnya sedikit lebih dalam dan mesin akan menunjukkan siapa dirinya sebenarnya. Raungan dan respon tiba-tiba menjadi lebih garang. Tenaga 92 PS dengan torsi 130 Nm bisa Anda nikmati di jalur bebas hambatan.

Memang ketika menemui tikungan, mobil ini sedikit terasa limbung tapi tetap 'patuh' ketika dikendalikan. Saat jalan tol lengang, kecepatan 130-140 km/jam bisa didapatkan dengan mudah.

Ketika melaju lebih kencang, mobil masih terasa stabil. Respon roda kemudi pun cukup presisi.

Dan jangan salah. Sebagai sebuah sedan, haram rasanya bila fitur keselamatan tidak diaplikasi dengan maksimal. Itulah yang mungkin melatari segudang fitur yang ada.

Sabuk keselamatan dengan fungsi ELR dan pengaturan ketinggian, Dual SRS Airbag di baris depan untuk melindungi pengemudi dan penumpang, dan Side Impact Beam di kedua sisi pintu sudah teraplikasi di mobil ini

Selain itu, sistem pengereman Ciaz mengadopsi sistem ABS (Anti Lock Braking System) dan EBD (Electric Brake Distribution). Fitur penting lain yang tak terlihat mata adalah TECT (Total Effective Control Technology) Body System, sebuah sistem yang dirancang untuk mampu menyerap getaran sehingga sangat aman saat terjadi benturan. 

Kesimpulan
Untuk sebuah taksi, Suzuki Ciaz bisa dibilang sangatlah lengkap. Namun yang kami yakini akan banyak fitur yang dicopot ketika mobil ini benar-benar menjadi taksi untuk memangkas harga jual ke perusahaan taksi.

Tapi untuk sebuah sedan pribadi, Anda bisa membelinya dengan fitur terlengkap. Versi AT yang kami tes memiliki harga Rp 289 juta. Sedangkan versi MT-nya dilepas di angka Rp 279 juta.

Desain eksterior serta kelapangan kabin bisa menjadi titik positif pertimbangan Anda. Tapi kehadiran fitur infotaiment yang sederhana di tengah dashboard, serta pilihan plastik keras sebagai material di interior menjadi kelemahannya. [Syu/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Syubhan Akib

Syubhan Akib

Pria berkacamata yang mencintai dunia otomotif dan sangat suka memandang mobil klasik serta mempelajari sejarah otomotif dunia. Kemacetan adalah sahabat, kecepatan adalah kesukaan dan liburan akhir pekan adalah impian.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support