Test Drive Nissan Serena 2016

Review

Test Drive Nissan Serena 2016

JAKARTA – Jika membandingkan desain Nissan Serena dengan dua pesaingnya, Toyota NAV1 dan Mazda Biante, maka Nissan berhasil membuat saya tergoda.

Ketiga medium MPV beratap tinggi tersebut punya bokong kotak, namun NAV1 (di Jepang bernama Noah) dan Biante memamerkan bagian depan yang kurang menarik, sementara Serena lebih manis dam kalem.

Sekitar pertengahan Maret 2015, Nissan Motor Indonesia mulai memasarkan Nissan Serena 2016 dengan penyegaran kecil di eksterior dan interior. Tiga varian disodorkan ke publik: X (Rp 364 juta), Highway Star atau HWS (Rp 409 juta) dan Autech (Rp 441 juta).

Nissan Serena sendiri bukanlah pemain baru di Indonesia, bahkan terlama jika dibandingkan dengan Biante dan NAV1. Generasi pertama Serena diluncurkan di Indonesia pada 1996 (di Jepang 1991), generasi kedua dan ketiga hadir pada 2004 dan 2013.

Di Jepang, Serena pernah menjadi minivan terlaris selama tiga tahun beruntun (2007-2009). Katanya, sih, adinda Elgrand ini termahsyur dengan kabin nyaman yang luas, menyenangkan dikendarai dan jok serbaguna.

Lalu apakah itu benar? Kami telah mengendarainya beberapa waktu lalu di seputar Jakarta

Eksterior
New Serena tampil lebih manis dengan bumper depan yang dipahat ulang, grille baru, tudung mesin disentuh ulang, lampu-utana LED (Autech dan HWS) dengan daytime running lights berbentuk seperti bumerang, serta roda berdesain baru.  

Sementara sosok Serena Autech dan Serena HWS lebih gagah dengan pelindung samping (aero side guard) serta finisher lampu kabut. 

Bentuk buritannya tidak seksi karena kotak rata, namun dengan lampu kombinasi baru dengan LED cukup menghibur, apalagi diimbuhi oleh spoiler.

Kabin
Penyegaran di dalam kabin lebih sedikit dibandingkan eksterior. Instrument panel menghadirkan warna baru.

Kini, di bagian setir terdapat kontrol audio. Jok berpola baru yang memancarkan kesan kemewahan. Serena Autech, sebagai varian termahal, dilengkapi dengan atap panoramik.

Beberapa hal menyenangkan duduk di dalam kabin Serena adalah kelegaan legroom (jok baris ketiga lebih terbatas) dan headroom, serta kita bisa melihat lingkungan sekitar mobil dengan leluasa berkat kaca-kaca besar.

Kedua pintu samping menganut sistem geser dan dioperasikan secara elektrik. Jok-joknya dapat diatur dalam 14 cara untuk menunjukkan keserbagunaan. Penumpang dapat berpindah dari jok baris kedua ke jok baris ketiga secara mudah ketika Smart Multi Center Seat (jok tengah baris kedua) digeser ke depan.

Seperti Apakah Nissan Serena di Jalan Raya?
Di bawah tudung depan terdapat mesin bensin 2.0-liter 4-silinder yang menyajikan tenaga 147 hp pada 5600 rpm dan torsi 206 Nm pada 4400 rpm. Nissan mengawinkannya dengan transmisi CVT.

Performa Serena baik ketika melaju di dalam kota, dengan sedikit menekan pedal gas mobil meluncur dengan lembut dan tenang. Terus terang, mengendarai Serena di tengah kota menyenangkan.

Agak berbeda ketika kami membawanya ke jalan tanjakan, seperti ke arah Puncak Bogor, mesin akan sering berteriak menyesuakan lintasan. Saya pribadi menginginkan mesin lebih besar, seandainya pakai mesin X-Trail 2.5-liter dijamin terasa lebih joss..

Oiya, Anda bisa menekan tombol “SPORT” di transmisi – mengubah program transmisi -- untuk meningkatkan agresivitas akselerasi. Ini akan membuat Anda lebih mudah menaklukkan tanjakan atau menyalip kendaraan lain.

Di jalan bebas hambatan, kami masih mendengar ‘siulan’ angin dari luar, namun itu sama sekali tidak mengganggu.  

Sementara itu ECO indicator yang berada di depan pengemudi akan memandu Anda berkendara ‘hijau’ (eco driving): kurva Eco Driving Navigator (berada di meter cluter depan) akan dipenuhi warna hijau.

Tak lupa fitur cruise control menambah kenikmatan dan kemudahan Anda berselancar di jalan bebas hambatan.

Apakah Menarik?
Dengan wajah paling manis di kelasnya, fitur-fitur memadai, kabin luas dan nyaman, serta performa baik, maka Serena tak boleh lepas dalam buruan Anda.

Anda bisa memilih Serena X dengan harga Rp 364 juta, Serena HWS Rp 409 juta, atau Serena Autech Rp 441 juta. Range harga tersebut kompetitif. [Idr]  

Temukan mobil idaman di Mobil123.
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter


 

  

 

 

 

 

 



Indra Prabowo

Indra Prabowo

Senang menulis mobil dan sepedamotor dari sisi kendaraan itu sendiri hingga perkembangan teknologi. Dia sendiri paling menyukai jika disodorkan SUV untuk dibawa ke mana dia suka, tentu saja medan offroad.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual