Test Drive Kia Seltos: Rasa Mirip Mobil Mewah dengan Sedikit Kekurangan

Mobil Baru

Test Drive Kia Seltos: Rasa Mirip Mobil Mewah dengan Sedikit Kekurangan

JAKARTA – Kia Seltos, meski berbanderol Rp 300 juta-an, punya spesifikasi dan fitur-fitur seperti mobil mewah sehingga berpengaruh kepada performa berkendara serta kenyamanan di dalam kabin. Sayang, ada catatan di suspensinya yang terlampau empuk untuk mobil dengan performa sekeren ini.

Seltos, yang mengaspal di Indonesia pada 20 Januari 2020, dijajal oleh Mobil123.com dalam acara Media Test Drive singkat di Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Desain eksterior dari SUV seharga Rp 295 – 355 juta on-the-road Jakarta untuk tiga tipenya ini memang unik dan lampu standarnya pun sudah LED Projector, tapi keraguan tetap muncul sebelum mencoba.

Waktu yang disediakan sangat terbatas, juga jarak tempuh test drive. Total, jarak pengetesan hanya sekitar 6 km dengan waktu mengemudi hanya belasan menit untuk masing-masing orang.

Lantas, bagaimana kah review mengenai mobil ini? Berikut impresi yang didapat setelah test drive.

Interior


Masuk ke dalam kabin, mata langsung tertuju pada lingkar kemudi berbalut kulit dengan desain Flat Bottom yang terkesan mewah. Tipe yang dijajal memang yang tertinggi, EX+, dan selidik punya selidik balutan kulit ada juga di tipe pertengahan yakni EX tapi tidak ada di tipe terendahnya yaitu E.

Kesan kemewahan lagi-lagi muncul dari tombol Audio Steering Switch and Phone Connection di sisi kiri kemudi, juga tombol pengatur Cruise Control dan Multi Information Display di sisi kanannya. Peletakan tombol-tombol ini juga mengingatkan pada desain fitur serupa di setir mobil-mobil Mercedes-Benz.

Di konsol tengah, terdapat layar sentuh keren berukuran 8 inci berdesain floating (mengambang) yang ada di dua tipe teratas. Di tipe termurah, terdapat layar sentuh 3,5 inci yang juga berdesain sama.

Di layar terdapat pilihan Android Auto serta Apple Carplay. Tapi, dua pilihan ini sepertinya belum aktif karena tidak dapat di-klik.

Material kulit, selain di lingkar kemudi, juga terdapat di tuas transmisi, tutup kompartemen di konsol tengah, dan seluruh jok kursi. Dasbor bernuansa hitam piano plus perak seluruhnya masih terbuat dari plastik keras namun mempunyai desain rapih dan cukup berkesan elegan.

Fitur-Fitur Premium
Saat mencoba, kekagetan muncul karena itur-fiturnya harus diakui amat impresif untuk mobil Rp 300 juta-an. Bagaimana tidak, ada Wireless Charging di dalam kabin untuk dua tipe teratas. Soal fasilitas pengecasan, masih ada pula USB Slot serta Outlet DC 12V di dasbor tengah bagian bawah.

Fitur-fitur standar di semua tipe antara lain adalah Keyless Entry, Electronic Stability Control, Hill Start Assist, Rear Parking Assist, Dual SRS Airbag. Fitur standar paling ‘gila’ ialah enam mode berkendara (Normal, Eco, Sport, Snow, Mud, Sand) dengan tombol pengaturan berbentuk bundar di konsol tengah samping tuas transmisi. Desainnya mirip pula seperti pada BMW.

Dua tipe teratas punya beragam kelebihan semisal enam airbag, Smart Key with Start/Stop Button, Day-Time Running Light dengan Kia Signature LED with Positioning Lamp. Keistimewaan lebih premium berupa Sun Roof hanya bisa didapat di tipe EX+.

Performa ‘Gila’


Satu lagi kekagetan muncul dari performanya. Mesin Kappa 1.4-liter turbo Dual CVVT Direct Injection ditambah dengan transmisi Dual Clutch Transmission 7-percepatan—yang umumnya terlihat di mobil-mobil mahal Eropa—menghasilkan akselerasi yang amat ringan saat pedal pertama diinjak.

Mobil123.com sempat mengira mode berkendara sudah disetel di Sport, tapi ternyata masih di setelah Normal. Di lintasan lurus tak terlalu panjang, kecepatan 120 km/jam bisa digapai sangat cepat, seperti tanpa usaha.

Suspensi amat empuk menggilas permukaan jalan yang tak baik. Hanya saja, setelannya terlalu empuk untuk bermanuver. Ketika melibas tikungan dengan kecepatan yang tak pelan, body roll amat terasa.

Kesimpulan
Sejujurnya, Seltos, meski pemain baru di sektor SUV Rp 300 juta-an, patut menjadi bahan pertimbangan jika hanya melihat spesifikasi dan fitur-fiturnya. Pasalnya, kelengkapan yang ditawarkan bisa dikomparasikan dengan mobil-mobil premium dari merek ‘Benua Biru’. Satu saran adalah agar suspensinya bisa dibuat lebih rigid demi memfasilitasi akselerasinya yang memukau. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support