Test Drive All-New Mazda2

Review

Test Drive All-New Mazda2

JAKARTA - Beberapa waktu lalu, PT Mazda Motor Indonesia mengadakan sebuah acara bertajuk 24 Hours Take and Go All-New Mazda2.

Dalam acara tersebut, beberapa mobil All New Mazda2 digeber ketahanannya selama 24 jam non-stop oleh puluhan wartawan otomotif di Indonesia. Tak hanya ketahanan, mobil ini juga diadu fleksibilitasnya dalam menghadapi kondisi jalan di Jakarta.

Ada 2 model yang diuji dalam kegiatan ini yaitu Mazda2 R dan Mazda2 GT. Kebetulan, mobil yang didapatkan oleh kami adalah Mazda2 GT yang merupakan varian tertinggi dari Mazda2 dan  varian paling laris saat ini.

Artikel bersambung dibawah

Eskterior

Gelar ‘All New’ memang bukan sembarangan. Gelar tersebut tentu memberikan ekspektasi tinggi yaitu sebuah mobil dengan tampilan, mesin, chassis dan lain-lain yang benar-benar baru jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Dan Mazda dalam hal ini berhasil menjawab tantangan tersebut.

Dimensinya kini bertambah. Dari sebelumnya hanya memiliki panjang 3903 mm, lebar 1695 mm, tinggi 1485 mm dan wheelbase 2493 mm kini  menjadi panjang  4.070 mm, lebar 1.730 dan tinggi 1.450 mm. wheelbase pun meningkat meningkat menjadi 2570 mm dan radius putar 4,7.

All-New Mazda2 hadir dengan tampilan yang benar-benar segar berkat digunakannya desain Kodo-Soul of Motion yang merupakan desain andalan Mazda saat ini. Tampilan depan yang semula terasa 'sopan', kini berubah lebih berani berkat penggunaan grille segi lima yang hadir lebih lebar. Garnish chrome yang mengerucut ke bawah dari headlamp ke headlamp menjadikan mobil ini terasa gagah.

Bergerak ke samping, All-New Mazda2 hadir dengan kesan dinamis. Mazda mengklaim bahwa desain ini dibuat dengan inspirasi dari gerakan seekor chetaah. Roda berukuran 185/60 R16 dengan desain baru disematkan oleh Mazda untuk memberikan nuansa sporty.

Desain bokong Mazda2 pun dipahat ulang dengan lekuk bumper belakang lebih tegas dan rear spoiler menjadikannya terlihat lebih tegas.

Interior

Saat memasuki kabin, warna hitam akan mendominasi pandangan anda. Namun, Mazda membuatnya lebih atraktif dan sporty dengan memberikan beberapa jahitan merah pada beberapa bagian. Penempatan warna Merah juga sepertinya sudah diperhitungkan Mazda untuk membuat desain interior lebih menantang tanpa menghilangkan nuansa kelam yang dihadirkan oleh warna hitam.

Selain menghadirkan nuansa baru pada bagian kursi pengemudi, Mazda memberikan nuansa baru pada bagian dashboard. Jika biasanya ventilasi AC berbentuk kotak, kini bulat.

Namun di antara semua pengubahan tersebut, disematkannya Head-up Display merupakan salah satu fitur unggulan dari All-New Mazda2 GT. Jika speedometer biasanya diletakkan di balik lingkar kemudi, kini bisa dilihat di sebuah layar bening di tengah dashboard, sejajar pandangan mata pengemudi. Dengan demikian diharapkan mata pengemudi bisa tetap melihat kecepatan kendaraan tanpa harus menunduk terlalu bawah.

Fitur Head-up Display merupakan salah satu faktor yang membuat Mazda GT menjadi varian terlaris. Fitur ini membuatnya terlihat keren

Mesin

Kembali kami mengatakan bahwa gelar ‘All-New’ yang disandang tidak hanya berkisar pada desain, mesin pun baru. Mesin All-New Mazda2 mengadopsi teknologi Skyactiv, berkapasitas 1.500cc yang memproduksi tenaga 113 hp pada 6.000 rpm dan torsi 141 Nm pada 4.000 rpm. Angka-angka ini dianggap cukup bagi Mazda untuk menghadapi perjalanan dalam kota, sesuai dengan habitat dari sebuah mobil hatchback.

Performa

Kebetulan kami mendapat rute perjalanan di jam sibuk. Praktis kami tidak bisa menekan pedal gas dalam-dalam dan hanya bisa menyantap gurihnya kemacetan Jakarta.

Sebagai mana mobil kecil, tidak dapat dipungkiri bahwa Mazda2 memiliki kelincahan apik. Meski dimesinya lebih besar ketimbang generasi sebelumnya, namun dia masih bisa melakukan manuver untuk ‘nyempil’ di tengah kemacetan Jakarta. Ini tentu memberikan nilai plus yang cukup pada mobil ini.

Ditambah lagi, All-New Mazda2 telah dilengkapi dengan fitur Blind Spot Monitoring (BSM) yang memberikan informasi kepada pengemudi ketika ada kendaraan lain di belakang atau samping Mazda2 yang tidak bisa ditampilkan di kaca spion. Fitur ini memang sangat membantu pengemudi ketika harus berdesakan dengan kendaraan-kendaraan lain, khususnya sepedamotor yang selalu mengelilingi perjalanan.

Kelincahan ini semakin terasa ketika harus melakukan putaran balik. Meski ruas jalan yang tersedia sempit, namun mobil ini bisa cukup untuk melakukan putaran hanya dalam sekali jalan (tidak perlu mundur dan kemudian maju lagi).

Fitur BSM tentu memberikan kemudahan untuk ‘melihat’ ke belakang, namun jarak pandang ke depan tidak terlalu maksimal. Ketika berbelok, pandangan ke depan sedikit terhalang dengan pilar A. sehingga pengemudi harus sedikit menggeser kepala untuk melihat secara pasti apa yang akan Ia hadapi di depan.

Kami pun menyayangkan paddle-shift tidak bisa dimainkan secara maksimal karena dihadang kemacetan. Seandainya rute kami adalah jalan tol yang lancar dan panjang, tentu paddle-shift memberikan kesenangan sendiri.

Safety

Meski tidak merasakan perfoma mesin, namun kami justru menikmati fitur keselamatan yang ada. Selain BSM yang cukup membantu kami ada satu fitur lagi yang kami nikmati. Fitur tersebut adalah Smart City Brake Support (SCBS). Fitur ini berfungsi untuk menghentikan Mazda2 jika akan menyeruduk kendaraan di depan.

SCBS ini berhasil menyelamatkan kami saat melintas di Prumpung. Ia berhasil menghentikan laju mobil saat kami lupa untuk menginjak rem dan langsung menyalakan indikator kecelakaan yang ada pada speedometer. Kami pun selamat dari sebuah kecelakaan.

Masih ada beberapa fitur keselamatan yang dikarungi oleh All-New Mazda2 dan belum tentu ada  di kendaraan-kendaraan lain: Dynamic Stability Control (DSC) yang berfungsi untuk membantu pengendalian di permukaan jalan yang licin dan melakukan manuver dalam kecepatan tinggi. Hill Launch Assists (HLA) untuk menjaga mobil agar tidak bergeser ketika harus stop-and-go di lintasan miring, dan airbag.

Hiburan

Mazda menyematkan fitur baru yang disebut dengan Commander Control. Fitur ini berfungsi untuk menjadi pusat kendali dalam menentukan navigasi dan berbagai fitur entertainment. Selain itu, Mazda juga menyematkan fitur MZD Connect yang merupakan sebuah touchscreen berukuran 7 inch yang diletakkan di tengah dashboard.

Layar ini dapat dikoneksikan pada perangkat smartphone dengan menggunakan Bluetooth sehingga semua pesan-masuk ke handphone dapat masuk di layar dan dibacakan oleh komputer yang ada.

Cukup Menarik?

Mazda2 GT merupakan varian tertinggi dari All-New Mazda2 yang dibanderol 273.000.000, sementara untuk warna Soul Red Metallic dihargai lebih tinggi Rp 276.000.000.

Angka tersebut, mungkin terbilang tinggi. Namun dengan segala teknologi yang ada, tidak ada salahnya untuk menjadikan mobil ini sebagai incaran yang pantas. [Adi/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual