Tesla Cybertruck, Mobil Listrik Berdesain Radikal Dipesan 1,2 Juta Unit

Berita Otomotif

Tesla Cybertruck, Mobil Listrik Berdesain Radikal Dipesan 1,2 Juta Unit

WASHINGTON – Pecinta otomotif di seluruh dunia boleh saja memperdebatkan desain Tesla Cybertruck. Kenyataannya, mobil listrik ini dilaporkan menerima pemesanan (pre-order) lebih dari 1,2 juta unit saat perakitannya saja belum juga dimulai.

Cybertruck pertama kali diperkenalkan pada 21 November 2019 di Tesla Design Studio, Los Angeles, Amerika Serikat. Pada bulan itu juga, pemesanannya dibuka.

Desainnya yang radikal menerima suara beragam, mulai apresiasi hingga kritik keras.

CEO Tesla Elon Musk sendiri pada awal 2021 mengatakan desain Cybertruck sudah mereka sempurnakan.

Tapi, jika melihat foto-foto yang beredar, bentuk dasarnya masih tetap mirip dan ‘tak biasa’.

Terkini, menurut laporan Inside EV pada awal pekan, pikap listrik tersebut ternyata sudah menerima total pemesanan 1.256.487 unit. Ini merupakan data yang didapat dari sebuah peranti lunak penelusur reservasi daring (online reservation tracker).

Tesla Cybertruck

Pemesanan satu juta unit terkumpul sejak November 2019 hingga Mei 2021. Sebanyak sekitar 250 ribu unit tambahannya masuk dalam jangka waktu tiga bulan ke belakang.

Pada pekan lalu saja, Cybertruck langsung membukukan pemesanan 17 ribu unit.

Data yang sama menunjukkan bahwa sekira 48 persen dari total pemesanan selama dua tahun terakhir dikontribusikan oleh tipe Dual Motor. Model itu sendiri terdiri dari tiga tipe yakni Single Motor Rear Wheel Drive, Dual Motor All Wheel Drive, dan Tri Motor All Wheel Drive.

Tipe terbawah, Single Motor, hanya menyumbang 7 persen pemesanan. Tipe teratas yang paling gahar berkontribusi 45 persen.

Hingga berita ini dinaikkan, sama sekali belum ada pernyataan resmi dari pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat tersebut.

Tesla Cybertruck

Entah ini merupakan berkah atau masalah untuk Tesla. Pasalnya, belum lama ini Musk mengumumkan bahwa pabrik Texas—yang bakal merakit Cybertruck—akan mendahulukan produksi SUV Model Y di tengah krisis pasokan komponen semikonduktor industri otomotif global.

Dia menjelaskan produksi dengan volume rendah untuk Cybertruck kemungkinan dimulai pada akhir 2021. Sedangkan, produksi massalnya baru terjadi ketika memasuki 2022.

Jadi, siapa pun yang pesan Cybertruck harus siap dan rela inden cukup lama. [Xan/Ses]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar