Teror Takata di Industri Otomotif

Berita Otomotif

Teror Takata di Industri Otomotif

DETROIT - Satu persatu produsen mobil global khawatir dengan permasalahan pada fitur keselamatan airbag yang disuplai oleh produsen suku cadang asal Jepang, Takata Corporation. Pasalnya pemasok airbag nomor wahid di dunia Takata tidak hanya memasok airbag ke satu merek otomotif ternama.

Kondisi ini membuat banyak produsen mobil was-was. Permasalahan Takata pun dianggap sebagai teror bagi banyak produsen mobil. Belum lagi, permasalahan pada fitur keselamatan airbag Takata menyebabkan empat kematian di Amerika Serikat.

Seperti dijelaskan Takata memiliki peranan penting dalam dunia otomotif. Perusahaan ini didirikan sejak 1933 dan memulai menyuplai airbag pada 1983 hingga kini. Kesuksesan Takata menempatkannya sebagai perusahaan airbag tersukses untuk industri otomotif.

Namun demikian, Takata kini menjadi momok menakutkan. Banyaknya aksi recall yang dilakukan Takata saat ini lantaran airbag-nya dinilai bisa mencelakakan pengendara atau penumpang.

Dijelaskan sebelumnya komponen pada airbag ini akan meletus jika terjadi kecelakaan, namun ledakan juga mengeluarkan serpihan tajam yang justru membahayakan penumpang mobil. Pecahan benda itu terlempar bersamaan dengan mengembangnya airbag.

Takata mengimbau untuk produsen mobil yang menggunakan produk Takata untuk segera menarik mobil-mobilnya. Hingga kini merek mobil BMW, Ford, General Motors, Honda, Nissan, Mazda, Subaru, Toyota sudah bersedia menarik mobil-mobil dari tangan konsumen atau yang akan disuplai ke konsumen.

Dilansir reuters, Lembaga Keselamatan Jalan Raya dan Lalu Lintas (NHTSA), masalah airbag mengakibatkan total recall 7,8 juta unit kendaraan dari 10 pabrikan otomotif di AS dalam dua tahun terakhir. Toyota menarik 875.000 unit.

Nissan menarik 694.626 unit mobil di AS untuk mengatasi permasalahan airbag ini bersamaan Mazda. Merek asal Jerman BMW juga terkena imbas teror Takata. Kejadian ini tidak hanya terjadi di AS melainkan sampai ke India.

Contohnya Honda Cars India Ltd (HCIL) yang akan recall karena ada masalah pada airbag di sisi penumpang. Honda melakukan recall 1.040 Honda Brio, 1.235 Honda Amaze dan 63 Honda CR-V yang diproduksi antara September 2011 sampai Juli 2014.

Sedangkan Nissan yang terlibat adalah March dan Sunny. Sebanyak 9.000 unit Nissan bakal ditarik dari pasaran. Terhitung lebih dari 16 juta kendaraan secara global telah ditarik karena mengalami kerusakan pada kantong udara Takata sejak 2008.

Untungnya Takata ingin bertanggung jawab. Takata sudah menyiapkan US$ 690.000.000 untuk mengatasi masalah ini.

"Takata tidak akan tinggal diam," kata Scott Upham, mantan eksekutif di Takata. Pria yang kini menjabat sebagai Presiden Valient Market Research itu menegaskan "Dengan cara tradisional Jepang, mereka akan bertanggung jawab, menyesal dan dengan tenang menghadapi masalah itu, dan mencoba untuk menyelesaikan masalah." [Ikh/Idr]

Cari mobil mobil baru dan mobil bekas di mobil123.



M Ikhsan

M Ikhsan

Pria ini sangat menyukai dunia otomotif karena sudah menjadi bagian hidupnya sejak kecil. Seperti para jurnalis otomotif lainnya, saya suka‬ pekerjaan yang mendetail dan suka dengan aktivitas outdoor yang penuh tantangan. Impian saya adalah mengoleksi supercar Italia, meski sekarang hanya bisa mengoleksi die cast. Tapi saya percaya suatu saat nanti, satu supercar akan terparkir di garasi rumah. ‎


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual