Terlalu Sering Semir Ban Ternyata Ada Efek Negatifnya

Panduan Pembeli

Terlalu Sering Semir Ban Ternyata Ada Efek Negatifnya

JAKARTA – Semir ban saat ini menjadi satu hal yang lazim dilakukan. Akan tetapi, hal tersebut ternyata tak boleh dilakukan terlalu sering.

Siapa pemilik kendaraan yang tak suka melihat kendaraannya bersih? Hampir bisa dipastikan jawabannya adalah ‘tidak ada’.

Karena itu, kendaraan pasti dibersihkan dan dirawat secara rutin. Minimal sekali, pemilik akan membawanya ke tempat cuci mobil untuk membersihkan segala debu dan kotoran dari jalanan yang menempel.

Nah, setiap mencuci mobil atau sepeda motor, pasti selalu ada paket yang menyertakan semir ban. Sering kali, pemilik kendaraan akan mengambil paket tersebut karena dapat membuat ban tampak tak kalah mengilap serta tak kalah licin dari bodi mobil.

Banyak yang merasa semir ban merupakan salah satu bagian perawatan kendaraan. Sayang, efeknya ke komponen tersebut dalam jangka panjang ternyata justru berlawanan.

Bambang Hermanu Hadi selaku Training Manager PT. Sumi Rubber Indonesia (Dunlop Indonesia) mengatakan usia pakai ban secara rata-rata adalah sekitar 70 ribu km.Umur tersebut bisa berkurang kalau pemilik kendaraan terlalu sering melakukan semir ban.

“Enggak boleh banyak-banyak pakai semir. Enggak boleh terlalu sering,” tegasnya pada pertengahan pekan lalu dalam pengetesan produk terbaru Dunlop, SP Sport LM 705, dengan ‘Teknologi Ninja’ di Meikarta, Cikarang, Bekasi.

Apa penjelasan ilmiah di balik ini? Bambang menjelaskan di dalam ban ada kandungan anti-aging atau anti-penuaan.

Kandungan itu adalah salah satu upaya agar masa pakainya bisa maksimal. Bentuknya sendiri adalah wax (lilin).

“Di dalam ban apa pun ada campuran itu, pasti. Nah, kalau kita sering-sering pakai semir ban, lilin tersebut akan terserap keluar,” jelas Bambang.

Jika sudah demikian, ban kendaraan pada akhirnya akan menjadi keras. Jika ini terjadi, fleksibilitasnya tereduksi.

“Kalau ban sudah keras, nantinya timbul retak-retak,” tutup dia. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support