Tenang, Tarif Parkir Motor Rp18 Ribu dan Mobil Rp60 Ribu per Jam Baru Usulan

Berita Otomotif

Tenang, Tarif Parkir Motor Rp18 Ribu dan Mobil Rp60 Ribu per Jam Baru Usulan

JAKARTA – Wacana peningkatan drastis tarif parkir sepeda motor dan mobil di DKI Jakarta masih sebuah usulan. Belum ada keputusan dari para pembuat kebijakan.

Beberapa waktu belakangan, ramai diperbincangkan isu revisi tarif parkir Ibu Kota. Dilaporkan, mobil golongan A nantinya harus membayar parkir per jam antara Rp5.000 (batas bawah) sampai Rp60 ribu (batas atas).

Adapun mobil golongan B mulai Rp5.000 (batas bawah) hingga Rp40 ribu per jam (batas atas).

tarif parkir DKI Jakarta diusulkan direvisi

Tarif parkir motor juga berpotensi diubah. Untuk golongan A, biayanya mulai Rp2.000 (batas bawah) sampai Rp18 ribu per jam (batas atas). Sementara, batas bawah dan atas motor golongan B Rp2.000 serta Rp12 ribu.

Ketentuan ini bakal tertuang dalam revisi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 31 Tahun 2017.

Kabar terkini, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menegaskan semua itu masih  sebatas usulan.

“Penyesuaian angka tarif tertentu yang beredar di masyarakat masih merupakan usulan batas atas untuk revisi Pergub 31/2017, khususnya tarif Onstreet yg berada dalam radius koridor Angkutan Umum Massal," kata Kepala Unit Pengelola Perparkiran (UPP) Dishub DKI Jakarta Adji Kusambarto di Jakarta, seperti dikutip dari akun Instagram @jktinfo pada akhir pekan lalu.

tarif parkir DKI Jakarta rencananya direvisi

Usulan ini, lanjut dia, disinggung dalam Focus Group Discussion (FGD) Regulasi Tarif Layanan Parkir dan Biaya Parkir pada 16 Juni 2021.

Turut hadir dalam FGD, representasi Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya, SKPD/UKPD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, akademisi, pengamat transportasi, maupun Asosiasi Parkir dan Penyelenggara Usaha Parkir.

Adji menyatakan penyesuaian tarif parkir sekarang masih dalam tahap pembahasan plus pendalaman lebih lanjut. Para pemangku kepentingan dilibatkan dan kondisi pandemi Covid-19 menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam memutuskan.

Batas atas tarif, sambungnya, di dalam usulan juga hanya ditujukan bagi kendaraan yang belum atau tidak lulus uji emisi. Sama halnya untuk mobil atau motor yang belum mendaftar ulang pajak kendaran.

Pasalnya, salah satu tujuan revisi tarif parkir DKI Jakarta adalah pengendalian polusi akibat kendaraan bermotor.

“Untuk itu kami terus mengimbau warga agar melakukan uji emisi kendaraan…. Lokasi uji emisi dapat dilihat melalui aplikasi E-Uji Emisi yang dikembangkan Dinas Lingkungan Hidup,” tutup dia. [Xan]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar