Tarif Tol Depok Antasari Resmi Naik, Ini Detailnya

Berita Otomotif

Tarif Tol Depok Antasari Resmi Naik, Ini Detailnya

JAKARTA – Jalan Tol Depok – Antarasi seksi Antasari – Brigif akan menerapkan tarif baru mulai tanggal 6 Desember 2020.

Tarif ini sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 1640/KTPS/M/2020 tanggal 17 November 2020 tentang Penyesuaian Tarif Tol Depok-Antasari Seksi I Antasari-Brigif.

Kenaikan tarif tol ini berlaku untuk seluruh golongan dengan besaran yang sama. Tercatat, kenaikan tarif tol sebesar Rp 500 untuk seluruh golongan. Dengan demikian diharapkan tidak terlalu memberatkan pengguna tol.

Berikut adalah rincian tarif tol Desari

  • Golongan I  : Rp 8000 (sebelumnya Rp 7.500)
  • Golongan II dan III : Rp 12.000 (sebelumnya Rp 11.500)
  • Golongan IV dan V : Rp 16.000 (sebelumnya Rp 15.500)

Kenaikan tarif ini pun sudah disosialisasikan sejak lama sehingga diharapkan masyarakat sudah mempersiapkan saldo pada uang elektroniknya.

Tarif Tol Desari
Tol Desari diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada bulan September 2018. Dengan adanya tol ini maka perjalanan yang sebelumnya membutuhkan waktu 20-25 menit menjadi hanya 4-5 menit.

“Satu lagi jalan tol yang diresmikan yakni jalan tol Depok-Antasari seksi I. Diharapkan dapat mempercepat mobilitas orang dan barang dari Jakarta menuju Depok," kata Presiden Jokowi saat meresmikan pengoperasian Tol Desari, Seksi I ruas Antasari – Brigif.

Tol ini pun rencananya akan dilanjutkan hingga Salabenda, Kabupaten Bogor sepanjang 6,5 Km dan akan terkoneksi dengan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR). Dengan demikian diharapkan mencairkan kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

Dalam waktu dekat, sejumlah ruas tol juga akan dinaikkan tarifnya termasuk Tol Jakarta – Cikampek yang akan menerapkan tarif tol terintegrasi. Ini artinya pengguna jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated akan dikenai tarif yang sama dengan jalan Tol Jakarta-Cikampek (bawah).

Dengan penerapan tarif terintegrasi, diharapkan pelayanan jalan tol akan lebih baik karena adanya efisiensi transaksi dan distribusi beban lalu lintas, antara Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated.

Beban lalu lintas yang terbagi tersebut akan membuat kinerja jalan tol lebih optimal baik dari sisi kecepatan tempuh, waktu perjalanan maupun dari sisi kapasitas jalan tol. Jalan yang lancar tentunya akan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan tol. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar