Esemka Kembali Dilangkahi, Malaysia Siap Kembangkan Mobil Listrik Nasional

Berita Otomotif

Esemka Kembali Dilangkahi, Malaysia Siap Kembangkan Mobil Listrik Nasional

KUALA LUMPUR – Esemka kembali dilangkahi oleh produsen mobil Nasional dari negeri tetangga, Malaysia yang tengah mempersiapkan mobil listrik.

Malaysia memang telah bersiap untuk menggelar program baru yaitu New National Car Project (NNCP). Elenvi Otomotif Sdn Bhd menyatakan ketertarikannya untuk mengikuti program tersebut dan siap menggelontorkan dana sebesar RM5 milyar atau setara dengan Rp 17 triliun.

Menariknya, mereka tidak akan mengembangkan kendaraan dengan teknologi konvensional tapi langsung mengembangkan mobil listrik. Hal ini disampaikan oleh Tan Sri Kamal Salih, Chairman Malaysian Institute of Economic Research (MIER).

Ia menegaskan bahwa investasi tersebut akan digunakan untuk membangun pabrik mobil listrik di Negeri Sembilan. Dana tersebut merupakan hasil kerjasama antara Elenvi dan investor lokal yang ditidak dapat disebutkan namanya.

“MIER telah ditugaskan oleh Elenvi dan investor untuk melakukan studi kelayakan dan rencana bisnis, investasi dan keuangan yang akan disampaikan pada Tun Dr Mahathir Mohamad, Perdana Menteri Malaysia. Ini adalah investasi sektor swasta dan terserah beliau untuk memutuskan apakah akan menjadikannya sebagai mobil nasional kami,” ungkapnya.

Kamal juga menambahkan bahwa mobil listrik pertama akan ditampilkan pertama kali oleh Mahathir pada bulan Oktober. Kendaraan tersebut tak hanya untuk pasar domestik tapi akan menyasar pasar ekspor. Sebelumnya, MIER sudah menandatangani sejumlah memorandums of understanding (MoU) dengan 20 mitra strategis untuk proyek EV, termasuk Elenvi.

Sementara itu Indonesia sempat heboh karena memiliki Esemka yang digadang-gadang akan menjadi mobil Nasional. Namun, kehebohan tersebut berganti menjadi tanda tanya karena hingga kini Esemka belum juga beredar di pasaran.

Nama Esemka bahkan semakin tenggelam setelah Pemerintah berencana untuk mengembangkan mobil listrik. Rencana tersebut pun disambut oleh produsen mobil asal Jepang yang langsung memanfaatkan momentum. Salah satunya adalah Mitsubishi yang menghadirkan Outlander PHEV.

Sementara itu Pemerintah Indonesia yang berwacana untuk mengembangkan mobil listrik secara mandiri, justru terkesan tidak memiliki langkah pasti. Bahkan hingga kini belum ada keputusan apakah Pemerintah akan menujuk BUMN untuk mengembangkan mobil listrik Nasional atau akan menyerahkannya ke pihak swasta. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar