Tanggapan Boss Datsun Terhadap Uji Coba Mobilnya

Berita Otomotif

Tanggapan Boss Datsun Terhadap Uji Coba Mobilnya

JAKARTA - Hasil uji tabrak New Car Assessment Program for Southeast Asian Countries (ASEAN NCAP) pada September 2015 lalu untuk Datsun GO Panca kurang memuaskan. Mobil yang masuk kategori LCGC (mobil murah dan ramah lingkungan) di Indonesia ini hanya mengumpulkan 2 bintang untuk perlindungan penumpang dewasa dan anak-anak Child Occupant Protection (COP).

Hasil buruk ini pun mendapatkan tanggapan dari Vincent Cobee, selaku Corporate Vice President Global Head of Datsun. Orang nomor satu Datsun ini menjelaskan jika ASEAN NCAP adalah bukan segalanya untuk dunia otomotif di ASEAN. Ada hal lain yang lebih penting dalam industri otomotif. Berikut tanggapan Cobee di depan jurnalis otomotif Indonesia:

"Apakah konsumen Datsun harus khawatir mengenai Asean NCAP? Saya tahu apa itu ASEAN NCAP, itu adalah diskusi yang panjang biar saya berbicara apa yang saya pikirkan. Berapa banyak orang yang meninggal di jalan raya di Indonesia setiap tahunnya?

Saya rasa tidak ada orang yang tahu pasti jawabannya, tapi menurut saya (di dalam diskusi ini) sekitar 50.000 atau lebih nyawa yang meninggal di dalam mobil. Mari kita beranggapan bahwa itu bersifat teori karena saya juga tidak pasti dengan jumlahnya, tapi bisa saya anggap 75 persennya tidak meninggal di dalam mobil, 25 persen mungkin di dalam mobil. Tapi saya belum pernah lihat detailnya di Indonesia.

Berapa banyak dari meraka yang hilang nyawa dalam kecelakaan mobil yang tragis (tabrakan frontal/depan)?. Sebagian dari meraka karena buruknya perawatan mobil, buruknya keterampilan menyetir, buruknya pengaturan lalu lintas, atau mengantuk, yang saya maksudkan dari pembicaraan ini, kita harus berhati-hati.

Keselamatan di jalan adalah subjek yang fundamental. Pertama, tragedi untuk ratusan nyawa yang meninggal setiap tahunnya. Kedua, legitimasi (keterangan yang mengesahkan pengendara adalah mampu mengemudi) dari konsumen yang membeli mobil.

Kami tidak mau membunuh keluarga di dalam kecelakaan mobil. Saya tidak mau, tidak ada yang mau. Nah, sekarang kalian bisa lihat faktanya bahwa subjek keselamatan di jalan adalah subjek (pembicaraan) yang sangat kompleks (rumit) sarat kritik, dan kesimpulannya: a) Kebanyakan orang yang meninggal di jalan tidak dalam mobil, b) Penyebab lainnya adalah perawatan mobil, keterampilan, kewaspadaan, pengaturan infrastruktur, lalu lintas.

Ketika kami mengembangkan mobil apa yang ingin kami capai adalah mobil yang aman, punya sistem rem yang baik, mempunyai visibilitas yangn baik, mempunyai pencahayaan yang baik, kursi yang nyaman, mempunyai fitur keselamatan yang baik. Tapi yang fundamental adalah bisakah (pengendara) melihat yang baik, bisakah membuat keputusan, apakah bisa melihat bahaya, apakah posisi duduknya baik, apakah cukup istirahat, fokus untuk membuat keputusan di jalan, apakah pengendara memang kompeten, apakah pengendara mempunyai keterampilan mengemudi yang baik.

Setelah itu kita melihat ke infrastruktur yang belum dalam kondisi sempurna atau aman. Jika kami lihat apa yang Datsun lakukan tahun lalu, kami berusaha untuk mewujudkan terbaik untuk semua segmen. Bisakah Anda melihat selama ini kami telah memikirkan sistem pencahayaannya, menentukan kenyamanan, sistem rem yang baik, lalu kami tambahkan kantong udara di bagian pengemudi untuk memuaskan kriteria NCAP.

Jadi, fitur keselamatan bukanlah sistem marketing. Kita semua harus dalam keadaan aman, inilah bedanya antara keselamatan dan marketing. Saya mengembangkan mobil, saya tentu tidak mau orang kehilangan nyawa di mobil tersebut. Saya juga orang yang bertanggung jawab, ketika saya mendapatkan 100 masalah saya menyelesaikan 100 masalah itu. Saya tidak menyelesaikan 0,5 persen masalah lalu membuat kampanye marketing untuk penjelasan yang panjang." [Ikh/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123.
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



M Ikhsan

M Ikhsan

Pria ini sangat menyukai dunia otomotif karena sudah menjadi bagian hidupnya sejak kecil. Seperti para jurnalis otomotif lainnya, saya suka‬ pekerjaan yang mendetail dan suka dengan aktivitas outdoor yang penuh tantangan. Impian saya adalah mengoleksi supercar Italia, meski sekarang hanya bisa mengoleksi die cast. Tapi saya percaya suatu saat nanti, satu supercar akan terparkir di garasi rumah. ‎


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual