Tampilan Mencolok Esemka Bima yang Dibeli TNI AU

Berita Otomotif

Tampilan Mencolok Esemka Bima yang Dibeli TNI AU

JAKARTA - Esemka Bima milik Tentara Nasional Indonesia Angakatan Udara (TNI AU) tampil dengan warna kuning terang.

Bima yang sudah sudah berubah tampilan, seperti dijelaskan TNI AU melalui situs resminya mereka, sudah diserahkan ke Satuan-Satuan Landasan Udara (Lanud) Atang Sendjaja, Bogor, Jawa Barat. Seremoni penyerahan berlokasi bertempat di Terminal Selatan Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, mendekati akhir pekan lalu.

Satuan-Satuan yang menerima pikap kecil itu adalah Skadron Udara 6, Skadron Udara 8 dan Skatek 024. Komandan Skadron Udara 8 adalah perwakilan dari Lanud Atang Sendjaja menerima kendaraan operasional tersebut.

Sekadar mengingatkan, TNI AU pada penghujung September mengumumkan pembelian 35 unit Bima untuk dijadikan kendaraan operasional mereka di landasan udara. Pengumuman disertai pula dengan penandatanganan kontrak kerja sama antar PT. Solo Manufaktur Kreasi (SMK) dengan Ketua Umum Induk Koperasi Angkatan Udara (Inkopau) Marsma TNI Nailul Humam.

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, dalam kesempatan tersebut, mengatakan bahwa pembelian memang menggunakan anggaran dari Inkopau, untuk selanjutnya menjadi hibah bagi kebutuhan dinas TNI AU. unit-unit yang dibeli bakal dicat dengan warna mentereng.

“Nantinya 35 unit mobil Esemka tipe Bima ini akan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional di satuan operasi seperti di Pangkalan TNI Angkatan Udara, khususnya Skadron Udara dan Skadron Teknik, kendaraan akan dicat warna kuning dan strip hitam, sebagai ciri kendaraan yang dapat dioperasikan,” paparnya.

Bima sendiri terdiri dari pilihan mesin 1.2 dan 1.3 yang meluncur pada 6 September 2019 di Boyolali, Jawa Tengah. Peluncuran dilakukan berbarengan dengan seremoni peresmian pabrik Esemka berkapasitas produksi total 12 ribu unit per tahun.

Hingga kini, sudah ada dua pihak yang diketahui telah membelinya. Di samping, TNI AU, ada pula Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Perihal jaringan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada awal Oktober mengatakan akan menjual Esemka. Dewan Usaha Kecil Menengah (UKM), mulai November, juga bakal menjual Bima yang sudah berbentuk mobil toko.

Bima kini masih menghadapi dugaan sebagian masyarakat bahwa model itu hanya versi ganti logo dari mobil China Changan Star Truck antara lain karena mesin keduanya sama persis. Pihak Esemka masih berdiam diri dan belum memberikan konfirmasi atau sanggahan mengenai dugaan tersebut. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support