Suzuki: Peluncuran Mobil Baru di Indonesia Jalan Terus Saat Pandemi

Berita Otomotif

Suzuki: Peluncuran Mobil Baru di Indonesia Jalan Terus Saat Pandemi

JAKARTA – Suzuki menegaskan jadwal peluncuran mobil baru di Indonesia akan tetap berjalan sesuai jadwal meski ada pandemi virus Corona atau Covid-19.

Suzuki, pada 9 April 2020, telah merilis Ignis facelift. Peluncuran terjadi ketika Indonesia dilanda pandemi yang mengganggu perekonomian serta pembatasan pergerakan orang dan kendaraan demi menekan penularan virus.

Meski begitu, Suzuki mengatakan kondisi ini tidak membuat mereka membatalkan atau menunda rencana peluncuran mobil baru. Semua masih akan dilaksanakan sesuai jadwal.

“Kalau kami, dengan adanya Corona, tidak membatalkan apa yang sudah kami rencanakan,” ucap Donny Saputra, Direktur Pemasaran PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS), menjawab pertanyaan Mobil123.com dalam konferensi video pascapeluncuran city car tersebut.

Suzuki melihat peluncuran mobil baru tetap diperlukan di tengah situasi pasar yang amat menantang saat ini. Hal tersebut bisa menjadi stimulus pendorong pasar, meski tetap ada faktor-faktor lain yang turut mempengaruhi.

“Menurut kami dalam kondisi seperti ini pasar tergantung pada tiga faktor. Pertama kondisi ekonomi, kedua regulasi pemerintah. Faktor ketiga, kalau dua faktor eksternal tadi sudah ada, tergantung dari internal kami sendiri yaitu bagaimana kami bisa melakukan stimulus pada pasar. Salah satu caranya adalah dengan tetap meluncurkan produk,” papar Donny.

Suzuki dalam empat bulan pertama 2020 telah merilis empat produk. Sebelum Ignis facelift, ada Ertiga minor change, XL7, kemudian varian baru Carry.

“Kami awalnya berasumsi pada 2020 ini pasar bisa rebound, tepatnya semester satu 2020. Karena itu kami berharap bisa mengegas penjualan. Makanya di awal tahun kami sudah segarkan Ertiga kami, kemudian pada Februari meluncurkan XL7, pada Maret giliran New Carry Luxury, dan April ini Ignis facelift,” aku Donny.

Pandemi Covid-19 sendiri baru diumumkan masuk ke Tanah Air pada 2 Maret 2020. Karena itu, sebelumnya, pada Januari dan Februari para pabrikan masih optimistis pasar otomotif 2020 masih bisa mencapai target 1,05 juta unit atau naik sedikit dari tahun sebelumnya meski pada bulan pertama ada banjir besar di beberapa wilayah.

Namun, setelah pandemi datang, penjualan mobil Maret merosot 22 persen dibandingkan Februari yang mencapai 79.573 unit (wholesales) atau 77.831 unit (retail). Pemerosotan diperkirakan akan terus terjadi sehingga Gaikindo bahkan merevisi target 40 persen menjadi cuma 600 ribu unit. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar