Suzuki Optimis Tingkatkan Pangsa Pasar di Indonesia di 2021

Berita Otomotif

Suzuki Optimis Tingkatkan Pangsa Pasar di Indonesia di 2021

JAKARTA – Suzuki Indonesia menargetkan untuk bisa menguasai 13% pangsa pasar mobil di pasar otomotif nasional.

Hal ini disampaikan oleh Donny Saputra, Marketing Director 4-Wheel PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). Jumlah tersebut meningkat bila dibandingkan dengan raihan pangsa pasar mobil tahun lalu yang mencapai 12,4%

“Targetnya adalah meraih market share sebesar 13%. Kalau perkiraan penjualan dari Gaikindo pada 2021 adalah 750.000 unit, maka artinya sekitar 97.500 unit harus terjual di 2021,” tegasnya beberapa waktu lalu.

Guna mencapai hal tersebut, pihaknya akan melakukan sejumlah penyeragan model pada kendaraan penumpangnya. Langkah tersebut akan Ia lakukan pada awal Semester kedua tahun 2021, khususnya untuk kendaraan produksi lokal.

Suzuki Ertiga

Kontribusi terbesar penjualan Suzuki di tahun 2020 didominasi produk yang dirakit secara lokal dan mencapai hingga 91% dari total penjualan nasional Suzuki. Kontributor terbesar yaitu Suzuki Carry Pick Up dengan total wholesales sebanyak 37.109 unit dan retail sales sebanyak 40.697 unit. Angka ini berhasil membawa Suzuki Carry Pick Up menguasai 59,5% pangsa pasar wholesales Low Pick Up dan 61% pangsa pasar retail sales Low Pick Up.

Kontribusi penjualan Suzuki tahun lalu juga disumbang dari produk lain yaitu Suzuki XL7 dan Suzuki Ertiga. Suzuki XL7 menyumbang 12% terhadap penjualan nasional Suzuki dengan 9.827 unit wholesales dan 8.575 unit retail sales.

Suzuki XL7 sendiri menguasai 12,1% pangsa pasar wholesales Low SUV dan 9,6% pangsa pasar retail sales Low SUV. Disusul kemudian oleh Suzuki Ertiga yang berkontribusi 13,3% dengan capaian 7.516 unit wholesales dan 9.663 unit retail sales. Di segmen Low MPV, Suzuki Ertiga menguasai 9% pangsa pasar wholesales dan 10,6% pangsa pasar retail sales.

Suzuki XL7

Tak hanya itu, Suzuki Indonesia juga berencana untuk memaksimalkan jumlah ekspor kendaraan di tahun 2021. Hal ini penting mengingat beberapa negara tujuan ekspor terlihat sudah mulai pulih kondisi ekonominya dibandingkan Indonesia. Sepanjang 2021, Suzuki optimis dapat mengirim sedikitnya 66.500 unit kendaraan baik CKD maupun CBU.

Rencana tersebut pun sebenarnya terlihat masuk akal bila melihat hasil yang mereka dapatkan di bulan Januari 2021. Jika dibandingkan dengan Desember 2020, maka ekspor Suzuki di Januari 2021 bertumbuh sebesar 7%.

Suzuki Carry pick up menjadi tulang punggung ekspor Suzuki saat ini dengan berkontribusi hingga 35,4%. Sementara itu, performa ekspor Suzuki juga didukung pengapalan CKD Karimun Wagon R sebesar 21% dan CBU XL7 sebesar 18,4%. Saat ini, Suzuki telah berhasil memasarkan mobil, baik CBU maupun CKD ke 51 negara.

Negara-negara tersebut tersebar di Asia, Amerika Selatan, Timur Tengah, Oseania, hingga Afrika. Jumlah tujuan negara ekspor ini pun akan terus ditingkatkan seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian di berbagai negara. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar