Suzuki Naikkan Harga Mobil-Mobil Impor pada April 2020 Akibat Kurs

Berita Otomotif

Suzuki Naikkan Harga Mobil-Mobil Impor pada April 2020 Akibat Kurs

JAKARTA – Suzuki akhirnya menaikkan harga pada April 2020 gara-gara kurs rupiah yang ‘terpukul’ oleh pandemi virus Corona atau Covid-19. Namun, yang mereka naikkan sejauh ini hanya mobil-mobil impor (Completely Built-Up/CBU).

Seperti diketahui, sejak diumumkan sudah masuk ke Indonesia pada 2 Maret 2020, pandemi virus Corona turut membuat nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah. Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) bahkan menunjukkan sejak 20 Maret hingga Kamis (9/4/2020) nilai tukarnya terus berada di level Rp 16.000-an/dollar AS.

Harga – harga mobil Suzuki Indonesia yang tercantum dalam situs resmi sendiri terpantau sudah mengalami kenaikan. Hanya saja, revisi banderol cuma terlihat pada mobil-mobil CBU.

Hal ini diakui oleh Sukma Dewi selaku Assistant to Department Head Sales PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS). Menurut dia, harga mobil-mobil CBU memang yang paling rentan terhadap depresiasi kurs.

“Menyikapi kenaikan kurs dollar AS ini, kami juga sudah melakukan beberapa penyesuaian harga. Memang, unit-unit CBU yang pertama kali sekali langsung terkena imbasnya,” ucap dia dalam konferensi video pada Kamis (9/4/2020) usai peluncuran virtual Suzuki Ignis facelift.

Nominal kenaikannya sendiri beragam. Paling besar adalah Rp 15 juta.

“Nominalnya antara Rp 2 juta sampai maksimal di Rp 15 juta,” tandas Dewi.

Suzuki saat ini memiliki beberapa produk yang masih CBU. Selain Ignis yang baru saja meluncur, ada hatchback Baleno dan SX4 S-Cross plus sport utility vehicle (SUV) legendari Jimny.

Sisanya sudah diproduksi secara lokal di tiga pabrik yang berada di Cakung, Tambun, maupun Cikarang. Produk-produk ini adalah Ertiga, XL7, Karimun Wagon R, Carry, APV.

Kurs memang amat tertekan oleh dollar AS akibat pandemi virus Corona. Menteri Keuangan Sri Mulyani, dalam video konferensi denga para wartawan beberapa waktu lalu, mengatakan skenario terburuk untuk kurs di masa pandemi yang akan pemerintah coba hindari sekuat tenaga adalah Rp 17.000 – 20.000/dollar AS.

Di samping Suzuki, merek yang terpantau sudah pula melakukan kenaikan harga pada April adalah Daihatsu. Hanya saja, kebijakan tersebut terjadi pada seluruh model Daihatsu dan alasannya diklaim karena tabel Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) terbaru, belum karena kurs. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar