Sudah 6 Gran Max dan Luxio Alami Kerusakan Connecting Rod

Berita Otomotif

Sudah 6 Gran Max dan Luxio Alami Kerusakan Connecting Rod

JAKARTA – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengakui bahwa setidaknya sudah ada enam unit kendaraan yang mengalami mesin mati karena kerusakan Connecting Rod.

Keenam unit mobil tersebut menggunakan mesin 1.5L 3SZ yang digunakan pada Daihatsu Gran Max dan Daihatsu Luxio. Beruntungnya, keenam mobil tersebut tidak ada yang mengalami kecelakaan fatal.

Anjar Rosjadi, Technical Services Division Head PT ADM mengatakan bahwa mesin mati bisa terjadi di medan manapun. Kondisi bisa menjadi berbahaya bila mesin mati terjadi saat mobil berada di jalan yang menurun.

“Kalau jalan rata, suara mesin mobil awalnya akan berisik kemudian mesin akan mati. Bila di jalan menanjak, kejadiannya pun sama yaitu mesin berisik kemudian mesin mati. Sedangkan di jalan turunan, gejalanya pun sama yaitu mesin berisik kemudian mesin mati. Tapi di sini fungsi engine break hilang, jadi pengemudi harus lebih berhati-hati,” ungkapnya.

Kerusakan ini terjadi karena supplier Connecting Rod melakukan pengubahan proses pembuatan komponen. Dalam ubahannya, mereka meningkatkan tekanan sehingga membuat komponen menjadi lebih stress dari seharusnya dan menciptakan calon retakan yang harus dilihat dari laboratorium. Akibatnya, ketika digunakan komponen tersebut menjadi lebih mudah rusak.

Daihatsu pun bertanggung jawab untuk hal ini dengan merecall Gran Max dan Luxio dan mengganti komponen tersebut secara gratis. Penggantian ini dilakukan selama 14 jam dan pelanggan akan diberikan voucher paket ganti oli untuk digunakan saat perawatan berkala selanjutnya.

Selain itu, untuk menghindari terjadinya kerusakan terulang, PT ADM memastikan bahwa akan memeriksa setiap proses pengerjaan komponen. Dengan begitu diharapkan kerusakan serupa tidak terjadi di masa depan. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar