Standarisasi Keselamatan Mobil Otonom Terbukti Sangat Kompleks

Berita Otomotif

Standarisasi Keselamatan Mobil Otonom Terbukti Sangat Kompleks

CALIFORNIA - Memastikan kendaraan otonom memiliki tingkat keselamatan yang tinggi bukanlah perkara mudah, meski selama ini pabrikan yang fokus mengembangkannya selalu menyebutkan bahwa teknologi ini dapat mengurangi jumlah kecelakaan di jalanan.

Menurut studi yang dilakukan oleh Rand Cord, kepastian hukum tentang mobil otonom sangat dibutuhkan. Dengan demikian, kendaraan otonom dapat melaju di jalanan dengan lebih mudah.

“Tidak ada definisi standar keselatan yang mengatur mobil otonom. Masyarakat dan para pembuat kebijaksanaan memiliki kepentingan untuk membandingkan keamanan mobil otonom dengan mobil konvensional. Tapi tetap harus ada batasan pada luas dan kedalaman data perbandingan dari masing-masing tipe kendaraan,” ungkap laporan yang disponsori oleh Uber tersebut.

Hasil temuan pada studi tersebut pun memberikan rekomendasi seperti bagaimana regulator dan masyarakat harus memusatkan perhatian mereka pada keamanan publik, bukan pada bagaimana perkembangan zaman. Mereka juga menyampaikan protokol untuk berbagi informasi penting antar sesama pengambang untuk semakin mendorong kemajuan ini.

Poin penting lainnya adalah mengukur evolusi teknologi agar dapat dikembangkan dan memenuhi keperluan komersial.

“Pengembangan yang dibutuhkan saat ini adalah bagaimana memastikan dan mengkomunikasikan sistem mobil otonom di lingkungan sebenarnya. Fitur keselamatan mobil otonom harus seimbang dan memiliki standard terbaru,” tutup laporan tersebut. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar