SPK Mobil 1.500 cc yang Dapat Insentif PPnBM Bulan Ini Tak 'Segila' Maret

Berita Otomotif

SPK Mobil 1.500 cc yang Dapat Insentif PPnBM Bulan Ini Tak 'Segila' Maret

JAKARTA – Pemesanan mobil 1.500 cc yang dapat insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) di dealer – dealer terpantau menurun bulan ini jika dibandingkan pada Maret 2021, menurut eksekutif Daihatsu.

Akan tetapi, hal ini menurut sang eksekutif tak hanya berlaku di Daihatsu. Merek – merek lain yang ‘menikmati’ kebijakan tersebut pun disebut mengalami hal sama.

Insentif PPnBM yang menurunkan harga mobil baru sendiri berlangsung sejak Maret hingga Desember tahun ini. Awalnya, kebijakan ini hanya untuk mobil 1.500 cc ke bawah rakitan dalam negeri, tapi mulai April ini diperluas ke mobil 1.501 – 2.500 cc dengan syarat dan besaran insentif berbeda.

“Saya sudah memonitor. Bukan hanya Daihatsu, tapi juga di beberapa merek. SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) untuk yang model 1.500 cc ke bawah (dan mendapatkan insentif PPnBM) saat ini lebih rendah daripada Maret,” ucap Amelia Tjandra selaku Direktur Pemasaran PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) menanggapi pertanyaan Mobil123.com dalam konferensi pers virtual pada 16 April 2021.

Daihatsu Terios dapat Insentif PPnBM 2021

Salah satu penyebabnya, menurut Amelia, adalah ketiadaan stok di dealer karena melonjaknya permintaan hingga melebihi kemampuan suplai di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).

“Sales (tenaga penjual) pun tak mau mendorong penjualan,” lanjut dia lagi.

Diberitakan sebelumnya, SPK Daihatsu pada Maret kemarin secara total melonjak 150 persen jika dibandingkan satu bulan sebelumnya. Ini dipicu oleh SPK dari model – model yang turun harga berkat insentif PPnBM yang bisa naik hingga 200 persen.

Prediksi Penjualan Mobil April 2021

Meski begitu, Amelia tetap memprediksi penjualan mobil April 2021 tetap lebih baik daripada bulan kemarin. Dengan demikian, akan ada rekor penjualan terbanyak selanjutnya selama pandemi.

“Secara total masih naik karena yang di atas 1.500 cc masih naik SPK-nya berkat relaksasi pajak.. Apalagi trennya Lebaran, permintaan naik,” ujar dia.

Angkanya sendiri tidak akan jauh berbeda daripada capaian Maret.

“Secara total, pasar April ini bakal mirip Maret,” pungkas Amelia.

Sekadar mengingatkan, penjualan mobil Maret lalu menurut data Gaikindo naik 72,57 persen dibanding bulan sebelumnya untuk wholesales (distribusi pabrik ke dealer), menjadi 84.910 unit. Sementara, untuk retail (distribusi dealer ke konsumen) melonjak 65,12 persen, menjadi 77.511 unit.

Ini adalah penjualan mobil bulanan terbanyak sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada Maret 2020. [Xan]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar