Spion Mobil Diganti Kamera, Akankah Lebih Aman?

Berita Otomotif

Spion Mobil Diganti Kamera, Akankah Lebih Aman?

WASHINGTON — National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) berencana untuk melakukan tes bagaimana pengemudi menggunakan kamera untuk mengganti kaca spion.

Teknologi ini sebenarnya sudah digunakan di beberapa negara. Rencananya, tes yang akan mereka lakukan akan berfokus pada ‘bagaimana cara mengemudi dan cara bepindah lajur pada pengemudi” baik di mobil dengan spion konvensional maupun kamera.

Pada Maret 2014, Alliance of Automobile Manufacturers yang terdiri dari General Motors, Volkswagen AG, Toyota Motor dan beberapa merk lainnya mengusulkan pada NHTSA untuk menerapkan aturan kamera belakang atau kamera spion. Usulan tersebut juga disampaikan oleh Daimler di 2015 untuk meminta persetujuan penggunaan kamera dibandingkan spion untuk kendaraan berat. Namun ini usulan tersebut masih tertunda.

NHTSA pun menegaskan bahwa pihaknya masih akan melakukan kajian. Pengujian nantinya akan fokus pada kendaraan penumpang, kemudian ke kendaraan berat.

Para produsen mobil pun kini umumnya sudah menambahkan kamera depan dan belakng untuk membantu pengumudi melakukan manuver yang biasa digunakan untuk parkir. Tapi kini sebagian dari mereka juga sudah menambahkan kamera pada spion untuk menambah visibilitas dari spion konvensional.

Toyota melalui Lexus adalah salah satu brand yang sudah melakukan terobosan mengganti kaca spion dengan kamera. Kemudian Volkswagen mengikutinya melalui Audi E-Tron di bulan Desember lalu. Namun, baik Lexus maupun Volkswagen masih tetap mempertahankan spion konvensional.

Sebenarnya teknologi ini sudah diterima di Eropa dan Jepang dan telah menjadi standard untuk beberapa kendaraan. Dengan menggunakan teknologi kamera, jarak panjang pengemudi juga diklaim bisa meningkat. Kita tunggu laporan lengkap hasil pengunjian NHTSA. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar