Sistem One Way Trans Jawa Hanya Situasional, Tidak jadi 24 Jam

Berita Otomotif

Sistem One Way Trans Jawa Hanya Situasional, Tidak jadi 24 Jam

JAKARTA – Sistem satu arah di jalan tol selama 24 jam saat musim mudik tampaknya akan dibatalkan menjadi situasional.

Hal ini dilakukan setelah adanya protes dari Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) melalui surat terbuka mereka yang mengatakan bahwa sistem one way akan menghambat transportasi bus.

“Tadi saya bicara dengan Kabag Ops Korlantas Pak Benyamin, saya sarankan akomodir apa yang menjadi pemikiran pemilik bus. Misalnya bisa kemungkinan diberikan ruang waktu katakan 6 jam atau beberapa jam (tidak satu arah) sehingga ada arus tertentu yang bisa mungkin dari timur ke barat,” kata Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan Republik Indonesia.

Padahal, dirinya menegaskan bahwa kebijakan one way tersebut sudah mempertimbangkan arus kendaraan yang datang dari arah timur ke Jakarta. Inilah yang membuat one way tidak dilakukan dari Jakarta, melainkan dari Cikarang.

“Satu arahnya dari KM 29 di Cikarang Utama hingga KM 263 di Brebes Barat, bukan dari Jakarta. Jadi dari Tol Cikarang ke Jakarta tetap bisa dua arah,” ujarnya.

Kondisi tersebut pun membuat Benyamin, Kabag Ops Korlantas akan melakukan kebijakan one way secara situasional. Dengan demikian maka ketika kondisi jalan tidak ramai akan diberlakukan dua arah sehingga pengguna tol yang mengarah ke Jakarta bisa lewat.

"Kita punya peluang ada waktu-waktu tertentu, biasanya di malam hari, yang arus kendarannya tidak terlalu padat pada saat keberangkatan dari Jakarta,” paparnya.

Dalam informasi yang disampaikan selama ini, Pemerintah berencana untuk menerapkan sistem one way di jalan tol. Penerapan ini dilakukan di Cikarang hingga Brebes Barat selama 24 jam pada tanggal 30 Mei - 2 Juni 2019 kemudian 8 - 10 Juni 2019 dari Brebes Barat hingga Cikarang. Langkah ini diambil untuk memperlancar perjalanan mudik dan balik. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support