Sidang Lanjutan Gugatan Glory 580 Digelar, DFSK Siap Beri Tanggapan

Berita Otomotif

Sidang Lanjutan Gugatan Glory 580 Digelar, DFSK Siap Beri Tanggapan

JAKARTA – DFSK kembali mendatangi sidang lanjutan atas kasus Gugatan Konsumen DFSK Glory 580 pada Rabu (17/2/2021).

Agenda Mediasi yang berlangsung untuk pertama kalinya ini dihadiri oleh seluruh pihak penggugat dan tergugat. Di pihak DFSK diwakili Legal Manager PT Sokonindo Automobile, Prastiwi Witasari dan didampingi oleh oleh Kuasa Hukum Heribertus S. Hartojo.

“Di sidang mediasi kali ini, kami mendengarkan permintaan dari pihak penggugat dimana mereka menginginkan ganti rugi materil dan imateril kepada DFSK sebagai pihak pabrikan. Permintaan ganti rugi berupa materil dan immateril sudah kami dengarkan. Kami akan bahas ini lebih lanjut dan akan kami berikan tanggapan pekan depan sebagai bagian dari proses mediasi,” ungkap Achmad Rofiqi, PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile.

Glory 580
Mediasi ini dilakukan sesuai dengan yang aturan yang tertuang dalam Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan. Pada Pasal 3 Ayat 6 disebutkan proses mediasi dilakukan paling lama 30 hari terhitung sejak diterimanya pemberitahuan putusan sela Pengadilan Tinggi. Sehingga selama 30 hari ke depan, DFSK akan berupaya untuk menghadirkan jawaban yang diharapkan bisa memuaskan seluruh pihak.

“DFSK tetap memiliki itikad baik dengan mengikuti proses mediasi dan berharap dapat diselesaikan melalui tahap mediasi ini. Bagaimanapun para konsumen ini adalah bagian dari keluarga DFSK dan kami berharap tahap mediasi ini dapat berjalan dengan baik," lanjut Achmad Rofiqi.

Ia juga menyampaikan bahwa pelanggan sebaiknya tidak ragu untuk datang ke dealer resmi DFSK guna melakukan pemeriksaan, perawatan berkala atau perbaikan bila mengalami kendala di kendaraannya. Tim teknisi yang sudah tersertifikasi, didukung dengan peralatan yang modern, serta dukungan dari suku cadang original siap untuk mengembalikan kondisi kendaraan kembali optimal agar aman dan nyaman untuk digunakan.

Sebelumnya diberitakan bahwa pada Desember 2020 tujuh orang pemilik Glory 580 menggugat sang pabrikan melalui kuasa hukum David Tobing. Mereka meminta ganti rugi karena sport utility vehicle (SUV) tersebut disebut tak kuat melaju di tanjakan.

Nilai yang mereka tuntut tak main – main yaitu total Rp 7 miliar. David, yang juga Ketua Komunitas Konsumen Indonesia (KKI), sampai membuka pula posko aduan bagi pemilik – pemilik Glory 580 lain yang merasakan hal sama. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar