Pabrikan Kendaraan Rusia Siap Jualan di Indonesia

Berita Otomotif

Pabrikan Kendaraan Rusia Siap Jualan di Indonesia

JAKARTA – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menegaskan bahwa akan ada beberapa investasi baru dari beberapa negara seperti Rusia, Korea Selatan dan China.

Hal ini disampaikan oleh Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo di sela-sela konfrensi pers Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019.

“Investasi baru kami pasti mengharapkan. Ada beberapa model yang sudah diterima seperti dari Rusia dan China. Tapi realisasinya kapan dan merknya apa saya belum berani bicara,” tegasnya kepada media.

Berbeda dengan Korea Selatan dan China yang akan berinvestasi pada mobil penumpang, Rusia justru diklaim akan fokus untuk mengembangkan mobil komersial. Dengan demikian pilihan mobil komersial di Indonesia diharapkan bisa lebih banyak.

Namun hingga saat ini investasi yang terdekat untuk menjadi kenyataan adalah investasi asal Korea Selatan. Menurut Yohannes, langkah untuk dimulainya investasi Korea Selatan di Indonesia sudah memasuki babak akhir.

“Dari Korea Selatan sudah final stage, mudah-mudahan tahun ini bisa terlaksana,” tambahnya kemudian.

Sedangkan investor asal China, Yohannes pun belum berani bicara banyak. Namun Ia memperkirakan bahwa perusahaan tersebut masih butuh waktu untuk memulai bisnisnya di Indonesia.

“Sementara untuk yang dari China rasanya belum bisa direalisasikan tahun ini. Masih menunggu kebijakan yang lebih stabil termasuk harmonisasi pajak,” tambahnya.

Yohannes pun juga menyinggung BYD yang hingga saat ini ternyata masih belum menemui Gaikindo untuk bersama-sama mengembangkan industri otomotif di Indonesia. Padahal mobil listrik asal Cina tersebut sudah masuk melalui perusahaan taksi Blue Bird sejak beberapa waktu lalu. Bahkan mobil BYD yang digunakan sebagai armada taksi sudah mencapai 25 unit.

“BYD yang dari China tersebut adalah mobil yang sangat terkenal di negaranya dan mereka lebih mengutamakan kendaraan listrik. Saya dengar mereka ingin dan merencanakan diri masuk ke Indonesia, tapi secara konkretnya kami belum mendapatkan informasi,” tutur Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo.

Kondisi tersebut sedikit berbeda dengan pernyataan Airlangga Hartanto, Menteri Perindustrian beberapa waktu lalu. Ketika itu Ia menyebut bahwa BYD akan melakukan pengembangan mobil listrik di Indonesia.

“Tetapi tergantung pasarnya, kalau produsen lain seperti Wuling dan DFSK sudah punya fasilitas sehingga lebih mudah bagi mereka untuk investasi di kendaraan listrik ini,” ucap Airlangga melalui keterangan resmi Kementerian Perindustrian. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support