Jumlah Terbatas, Beli Hyundai Ioniq Harus Lewat Proses Waiting List

Mobil Baru

Jumlah Terbatas, Beli Hyundai Ioniq Harus Lewat Proses Waiting List

JAKARTA – Hyundai Ioniq sudah mulai ditawarkan untuk masyarakat luas namun harus proses waiting list.

Hal ini disampaikan oleh salah satu tenaga penjual Hyundai yang kami hubungi pagi hari tadi. Proses waiting list ini dilakukan karena hingga saat ini, Hyunai Ioniq baru tersedia dalam jumlah yang sangat terbatas.

“Saat ini baru ada dua unit yang tersedia, warna putih dan abu-abu. Untuk harga Rp 670 juta. Dan karena ini merupakan mobil electric seutuhnya, maka kendaraan ini bebas dari pembatasan kendaraan ganjil-genap,” ungkap tenaga penjual tersebut.

Hyundai Ioniq sendiri dikenalkan pertama kali di Indonesia pada bulan Desember 2019 dan baru tersedia sekitar 20 unit untuk digunakan oleh taksi online. Kendaraan tersebut rencananya mulai dioperasikan pada awal tahun 2020.

Hyundai Ioniq  memiliki kapasitas baterai 38,3 kWh dan dapat diisi ulang hingga 80 persen hanya dalam 57 menit dengan fast-charging (50-kW). Ketika baterai terisi penuh, Hyundai Ioniq  mampu menempuh jarak mengemudi hingga 373 km (berdasarkan NEDC).

Hyundai juga dilengkapi dengan eCall, fitur untuk memanggil bantuan darurat jika kantung udara mengembang atau tombol panggil yang terletak di atas kaca spion ditekan. Informasi yang relevan (informasi mobil, waktu kecelakaan, petunjuk arah mengemudi, kantong udara dan informasi sensor benturan) dikirim ke layanan darurat setempat.

Selama ini, Hyundai Ioniq sudah dimanfaatkan oleh salah satu penyedia layanan taksi online di Indonesia sebagai armadanya. Setidaknya, ada 20 kendaraan yang sudah dimanfaatkan dan beroperasi di beberapa lokasi.

Selain itu, Hyundai Ioniq juga sempat digunakan untuk sebagai moda transportasi tenaga kesehatan di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Rumah Sakit Umum Persahabatan dan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari sosialisasi kendaraan listrik khususnya Hyundai Ioniq kepada masyarakat. Hal ini perlu dilakukan karena saat ini, kendaraan listrik di Indonesia terbilang masih sangat baru dan belum banyak dimanfaatkan. Pemerintah sendiri hingga kini belum menuntaskan aturan yang lebih jelas terkait kendaraan listrik. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar