Sejak PSBB, Jumlah Kendaraan Jakarta - Bandung Turun Drastis

Berita Otomotif

Sejak PSBB, Jumlah Kendaraan Jakarta - Bandung Turun Drastis

PURBALEUNYI – Jumlah kendaraan dari Jakarta ke Bandung melalui jalur tol turun signifikan setelah pelaksanaan program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Selain Provinsi DKI Jakarta, ada lima wilayah Jawa Barat yang melakukan kebijakan PSBB sejak tanggal 15 April 2020. Kelima wilayah itu adalah Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kota Depok. Pelaksanaan PSBB ini dilakukan guna menekan penuralan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Pratomo Bimawan Putra, General Manajer PT Jasa Marga cabang Purbaleunyi mengatakan bahwa terjadi penurunan jumlah kendaraan lebih dari 50%. Jumlah ini merupakan hasil akumulasi penghitungan sejak diberlakukannya PSBB di Jakarta dan berdasarkan hitungan kendaraan yang masuk lewat Gerbang Tol Kalitama (Kalihurip Utama).

“Sejak diberlakukannya PSBB dimulai tanggal 10 April 2020, terjadi penurunan sebesar 57% dibandingkan dengan volume lalu lintas harian normal (sebelum ada COVID-19),” terang Pratomo.

Meski demikian, Pratomo tak menjelaskan secara spesifik penurunan ini termasuk berkurangnya kendaraan plat B dan sebagainya. Ini disebabkan pihak Jasa Marga tak melihat kendaraan berdasarkan plat nomor.

“Kami tidak memantau plat kendaraannya. Tidak berdasarkan plat kendaraan. Namun berdasarkan kendaraan dari arah Jakarta,” jelasnya.

Pratomo menambahkan penurunan jumlah kendaraan yang melintas di Tol Purbaleunyi juga terjadi sejak wabah virus Corona terjadi. Sejak wabah terjadi, warga cenderung mengikuti anjuran pemerintah untuk di rumah atau kerja dari rumah.

“Terjadi penurunan sebesar 10% dibandingkan dengan volume lalu lintas harian sejak diberlakukannya WFH (16 Maret 2020),” tutup Pratomo. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar