Seberapa Besar Konsumsi Gas Untuk Otomotif di Indonesia?

Berita Otomotif

Seberapa Besar Konsumsi Gas Untuk Otomotif di Indonesia?

JAKARTA - Meski program konversi BBM ke gas terbilang program yang sudah cukup lama berjalan, namun ternyata konsumsi gas untuk keperluan otomotif masih sedikit.

Ali Mundakir, Vice President Corporate Communication Pertamina mengatakan bahwa konsumsi Vi-Gas dan Envogas yang merupakan bahan bakan alternatif dari BBM baru 0,1% dari konsumsi BBM bersubsidi. Jumlah tersebut dianggap masih terlalu sedikit dan masih bisa ditingkatkan.

Pertamina pun berencana untuk meningkatkan jumlah konsumsi Vi-Gas dan Envogas menjadi 2,5 KL. Jumlah tersebut pun akan dicapai dengan melakukan beberapa langkah seperti membangun unit-unit penjualan Vi-Gas dan Envogas di SPBU secara terintegrasi. Diharapkan, aka nada 150 unit SPBU yang terintegrasi dengan Vi-Gas dan Envogas setiap tahunnya.

Khusus untuk Vi-Gas, tutur Ali, pertumbuhan konsumsinya telah meningkat rata-rata sekitar 40% per tahun dari semula 189 KL pada 2008 menjadi 913 KL pada 2013. Melihat tren tersebut dan didukung dengan ketersediaan pasokan, perkembangan teknologi, desain converter kit LGV yang lebih praktis, dan perkembangan desain mobil ‘dual fuel BBM-LGV’ dunia, dia meyakini masyarakat akan lebih menerima Vi-Gas sebagai alternatif BBM di masa mendatang.

Potensi Vi-Gas
Penggunaan LGV kini menempati urutan ketiga bahan bakar transportasi yang paling banyak dikonsumsi di dunia setelah bensin dan diesel. Di seluruh dunia, LGV, digunakan oleh lebih dari 23 juta kendaraan dan tersedia di lebih dari 67 ribu stasiun pengisian.

Vi-Gas dengan tekanan 8-12 bar di dalam tangki sangat tepat dan aman untuk digunakan sebagai alternatif bahan bakar. Bahkan, di banyak negara maju di Eropa dan Asia, porsi penggunaan LGV atau Vi-Gas lebih besar dari penggunaan BBM.

LGV dengan merek Vi-Gas merupakan bahan bakar gas yang diformulasikan untuk kendaraan bermotor yang terdiri dari campuran Propane (C3) dan Butane (C4) dengan spesifikasi yang telah disesuaikan untuk keperluan mesin kendaraan bermotor sesuai dengan SK Dirjen Migas No. 2527.K/24/DJM/2007. Dengan RON > 98, Vi-Gas memiliki berbagai keunggulan jika dibandingkan dengan BBM, yaitu ramah lingkungan, pembakaran yang sempurna, bebas sulfur dan timbal, memperpanjang umur mesin, suara mesin halus dan bebas knocking.

Vi-Gas juga memiliki keunggulan lain, seperti efisien dalam hal biaya pembangunan dan pengoperasian stasiun pengisian, serta converter kit sehingga dengan berbagai keunggulan tersebut LGV menjadi pilihan banyak konsumen otomotif dunia.

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support