Sean Gelael Gagal di Nurburging

Berita Otomotif

Sean Gelael Gagal di Nurburging

NÜRBURGRING – Sean Gelael, pebalap Indonesia yang bertanding di Formula Renault 3.5 World Series harus puas dengan finish di posisi ke-16.

Tingkat kesulitan yang ada pada Sirkuit Nurburgring, Jerman dan hujan yang mengguyur diawal  pertandingan disebut sebagai alasan kurang baiknya perfoma yang ditampilkan oleh pembalap yang begabung dengan tim Jagonya Ayam with Carlin.

Sean sebenarnya bisa bicara banyak di awal balapan. Start dari posisi ke 18, Sean berhasil memperbaiki posisinya ke peringkat 7 akibat hujan mulai turun. Para pembalap lain masuk ke pit guna mengganti roda sementara Sean sudah menggunakan ban basah sejak start.

Memasuki lap ke-6, hujan berhenti dan para pembalap kembali mengganti ban menjadi ban kering, namun Sean memutuskan hal yang sebaliknya, “Sebenarnya itu waktu yang tepat untuk masuk pit dan mengganti ban basah dengan ban kering. Namun, tim meminta saya untuk menunggu satu lap lagi dan ternyata keputusan itu keliru,” ungkap putra mantan pereli nasional Ricardo Gelael itu dengan nada menyesal.

Tak lama setelah memutuskan tetap di lintasan, mobil pengaman (safety car) masuk karena mobil Aurelien Panis dari tim Tech 1 Racing melintir di tikungan pertama. Sean pun kehilangan momentum untuk menjaga posisinya di 10 besar. Padahal, kondisi mobil Sean tengah bagus setelah mampu menorehkan waktu 1 menit 43,596 detik.

Torehan itu menjadi yang tercepat kelima dari 20 pebalap. Namun, akibat taktik yang kurang tepat, peringkat Sean pun perlahan-lahan terus menurun ke urutan 16, tersusul oleh para kompetitor yang memutuskan masuk pit di lap keenam.

“Ini benar-benar mengecewakan karena kesempatan untuk naik podium cukup besar. Kondisi mobil yang bagus menjadi sia-sia karena strategi yang tidak matang,” ujar Dillmann. Pebalap berusia 26 tahun itu mencatat waktu tercepat dalam satu putaran, yakni 1 menit 43,306 detik.

Hasil itu seolah melengkapi pekan yang kurang menguntungkan bagi tim Jagonya Ayam di Nurburgring. Berbagai masalah yang terjadi sejak sesi latihan membuat performa tim kembali anjlok setelah sempat meningkat pada seri sebelumnya di Sirkuit Silverstone. Sean pun berharap, tim tak mengulangi kesalahan serupa pada seri selanjutnya di Sirkuit Le Mans, Perancis, 26-27 September. [Adi]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual