Scorpion Luncurkan Helm Berbahan Karbon Fiber

Berita Otomotif

Scorpion Luncurkan Helm Berbahan Karbon Fiber

LAKE FOREST – Scorpion EXO-ST1400 Carbon tawarkan bobot yang ringan dan aerodinamis.

Karbon fiber seperti kita ketahui bersama merupakan bahan dasar yang sangat ringan. Jika diterapkan dalam dunia otomotif, pada umumnya menyasar bodi dan beberapa bagian kendaraan. Untuk motor, selain bodi karbon fiber juga kerap diterapkan pada helm.

Helm berbahan karbon mampu memberikan kenyamanan para bikers saat berkendara. Helm yang digunakan, setidaknya tidak membebani leher sehingga pengendara lebih fokus di jalan dan tidak mudah lelah. Hal inilah yang kemudian diincar oleh produsen helm asal Amerika Serikat yakni Scorpion.

Scorpion SXO-ST1400 Carbon hanya memiliki bobot keseluruhan hanya 1.451 gram. Alat pelindung kepala ini dibuat dengan menggunakan bahan Thermodynamic Composite Technology yang susupi karbon fiber dan resin. Hasilnya helm yang memiliki tingkat aerodinamis tinggi dan lebih banyak ventilasi guna memaksimalkan turbulensi.
Scorpion EXO-ST1400 Carbon

Pada bagian dalamnya, disematkan liner anti-microba yang mudah dilepas dan pasang kembali. Hal ini memudahkan konsumen untuk membersihkan helm. Scorpion membuat helm ini dengan tiga ukuran shell sehingga tersedia ukuran XS hingga XXL.

Helm ini juga menyediakan slot lebih untuk para penggunanya yang menggunakan kacamata. Selain itu, EXO-ST1400 Carbon juga memiliki spot untuk menyematkan alat komunikasi nirkabel yang terhubung dengan smartphone melalui koneksi bluetooth.

Scorpion EXO-ST1400 telah mengantungi lisensi DOT dan ECE dan pihak produsen memberikan garansi selama lima tahun. Scorpion EXO-ST1400 Carbon varian standar hitam dan matte black dipasarkan Rp 5.8 juta. Sementara EXO-ST1400 Carbon dengan grafis dijual Rp 6.2 juta. [Dew/Ari]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar