Satgas Covid-19 Khawatirkan Masih Banyak Masyarakat yang Nekat Mudik

Berita Otomotif

Satgas Covid-19 Khawatirkan Masih Banyak Masyarakat yang Nekat Mudik

JAKARTA – Meski sudah dikeluarkan aturan larangan untuk mudik, masyarakat ternyata masih tetap ada yang nekat melanggar.

Hal tersebut disampaikan oleh Doni Monardo, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 beberapa waktu lalu. Bahka berdasarkan pantauannya, sudah ada masyarakat yang melakukan mudik sebelum masuk bulan Ramadhan.

“Bahkan sebelum Ramadan pun sudah ada yang kembali ke kampung halaman untuk melakukan berbagai macam aktivitas. Sehingga kalau kita lihat, hampir semua provinsi di Pulau Sumatra mengalami kenaikan kasus, baik kasus aktif dan juga menurunkan angka kesembuhan serta meningkat sejumlah provinsi angka kematiannya,” ungkapnya.

Untuk itu, Ia mengharapkan kepada pemerintah daerah untuk segera melakukan pengetatan mobilitas agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19. Bila terlambat ditangani maka bukan tidak mungkin akan terjadi lonjakan yang tidak terkontrol.

Ia pun menambahkan bahwa keputusan pelarangan mudik Hari Raya Idulfitri 2021 diambil setelah melalui berbagai macam pertimbangan. Terlebih sudah ada data yang dikumpulkan selama satu tahun terakhir sehingga bisa menjadi bahan evaluasi.

“Bapak Presiden sudah beberapa kali menegaskan tentang ketentuan mudik, yaitu dilarang mudik. Sehingga keputusan dilarang mudik ini mohon kiranya narasinya adalah narasi tunggal, tidak boleh ada pejabat manapun yang berbeda narasinya dari narasi pusat,” tegasnya.

Tak hanya mengingatkan Pemerintah Daerah, Doni juga mengingatkan masyarakat untuk taat terhadap aturan yang sudah ditetapkan. Pasalnya, walau sudah mengantongi surat sehat sekalipun tidak menutup kemungkinan pemudik terpapar di dalam perjalanan.

“Bisa jadi anda sudah sebagai carrier, sudah terpapar COVID-19, dan sudah terinfeksi. Setelah sekian hari keluarga di kampung bisa jadi terpapar COVID-19, tertular akibat pertemuan tersebut,” ujarnya.

Meski terus mengingatkan masyarakat untuk tidak mudik, perkembangan kasus aktif Covid-19 dinilai sudah membaik. Hal ini terlihat dari kasus penularan yang semakin kecil dan dibarengi dengan tingginya angka kesembuhan.

“Kondisi kasus aktif kita ini termasuk kondisi yang sudah sangat baik, hari ini tercatat 6,01 persen. Angka kesembuhan itu sudah masuk di posisi 91,26 persen. Ini juga merupakan angka tertinggi selama Indonesia menghadapi COVID-19. Mohon ini kita pertahankan,” pungkasnya. [Adi/Had]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar