Rombongan Moge Mengaku Tidak Tahu Ada Pembatasan Ganjil Genap di Bogor

Berita Otomotif

Rombongan Moge Mengaku Tidak Tahu Ada Pembatasan Ganjil Genap di Bogor

BOGOR- Pengendara motor gede yang melakukan pelanggaran pembatasan ganjil-genap di Kota Bogor mengaku tidak mengetahui adanya aturan tersebut.

Hal ini disampaikan oleh salah satu pelanggar berinisial HV saat memberikan keterangan. Ia pun meminta maaf kepada semua pihak dan mengaku sudah membayar denda maksimal sebesar Rp 250.000, sesuai dengan Perwali Nomor 107..

“Kami mohon maaf kepada Pemerintah Kota Bogor bapak Walikota, kemudian bapak Kapolres, dan aparat satgas Covid-19 di Kota Bogor atas ketidaknyamanan ditimbulkan dari kegiatan kami hari Jumat pagi. Tindakan kami ini memang tidak tahu ada pemberlakuan itu (ganjil genap) dan kami sudah diberi tahu. Sekali lagi kami mohon maaf atas nama pengendara ke masyarakat Indonesia,” terangnya.

Ia pun menambahkan bahwa kejadian ini menunjukkan bahwa mereka semua merupakan warga yang taat hukum. Selain itu, hal ini akan mereka jadikan sebagai pelajaran di masa depan khususnya saat berkendara.

“Kami mohon maaf dan kami sebagai warga yang patuh hukum dan juga sama kedudukannya di mata hukum semuanya. Kami sudah menjalankan sanksi yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Bogor kami sudah membayar sanksi (denda) dan ini menjadi pembelajaran buat kami semua,” ungkapnya.

Kakorlantas Polri Angkat Bicara

Rombongan Moge Berulah
Kejadian yang terjadi pada hari Jumat pagi di Kota Bogor pun rupanya mendapat perhatian khusus dari Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono. Hal ini karena adanya informasi bahwa rombongan moge tersebut mendapat pengawalan dari pihak Kepolisian. Ia pun dengan tegas mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar.

“Saya klarifikasi, saya sudah cek kemarin, konvoi motor itu terutama yang kejadian kemarin itu sebetulnya tidak ada pengawalan,” terangnya dalam situs NTMC Polri.

Ia juga menyampaikan telah mengecek di traffic light bahwa rombongan berhenti dan menunjukkan hasil test mereka bebas Covid-19.

“Rapid test lengkap, kita tidak bisa mencegah apapun kemudian dipersilahkan jalan.” sambungnya.

Kakorlantas akan terus melakukan pemantauan dan melakukan dengan langkah-langkah protokol kesehatan Covid-19. Dengan himbauan, sedapat mungkin tidak melakukan langkah-langkah pergerakan orang termasuk konvoi.

Sebelumnya diberitakan bahwa ada rombongan moge yang berkendara di Kota Bogor menuju Puncak. Dalam rombongan tersebut ada beberapa kendaraan yang tidak mengikuti aturan pembatasan ganjil-genap yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Bogor. Kejadian ini pun menjadi viral di media sosial. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar