Toyota C-HR akan Segera Didistribusikan Kepada Konsumen

Berita Otomotif

Toyota C-HR akan Segera Didistribusikan Kepada Konsumen

JAKARTA - PT Toyota Astra Motor (TAM) memastikan akan segera melakukan pengiriman unit C-HR ke konsumen dalam waktu dekat.

Sejak diluncurkan pada 10 April 2018, Toyota C-HR mampu mencuri perhatian konsumen di Indonesia. Meski dibanderol dengan harga mendekati Rp 500 juta, pesaing Honda CR-V ini telah dipesan sebanyak 126 unit.

Pencapaian tersebut berhasil diperoleh selama kurang lebih 22 hari sejak peluncurannya. Di IIMS 2018, Toyota C-HR telah mencatatkan SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) sebanyak 91 unit dan diklaim telah memberikan sumbangsih tertinggi di pameran otomotif tersebut.

Kita kan targetnya 100-140 unit per bulan dan kita juga harus akui, C-HR baru kita display di IIMS mulai 19 April 2018 dan bahkan sampai sekarang unit C-HR ini baru sedikit yang sudah didisplay di daerah. Jadi kalo melihat hal ini, kita masih sangat in-line dengan plan kita dan hasil ini bisa dibilang sebagai respon cukup positif,” tutur Henry Tanoto, Vice President Director PT TAM.

PT TAM sendiri baru menerima 100 unit Toyota C-HR yang dikirim dari Thailand pada 25 April 2018. Sejak itu, Toyota mulai mengirim mobil-mobil tersebut untuk kebutuhan dealer di beberapa daerah guna menunjang peluncuran C-HR di 5 kota yang akan segera dilakukan. Dengan dimulainya pengiriman unit ke jaringan dealer Toyota, PT TAM yakin dalam waktu dekat akan segera melakukan pengiriman ke konsumen.

“Kalo sekarang semua belum bisa kita kirim. Terus terang karena unitnya baru kita kirim ke dealer-dealer. Jadi mungkin setelah semuanya ready di dealer dan SPKnya kita lihat baru bisa kita perhitungkan waktu indennya,” tambah Henry. [Amo/Ari]



Amos Arya

Amos Arya

Penyuka otomotif yang ingin mengungkap keunikan dan keseruan seputar otomotif


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual